Advertisement

Catat! Begini Cara Memilih Air untuk Dikonsumsi

Sunartono
Kamis, 17 Februari 2022 - 10:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Catat! Begini Cara Memilih Air untuk Dikonsumsi Diskusi daring bertajuk Safe and Sustainable Water for Quality Life. - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Air merupakan kebutuhan pokok hidup manusia setiap hari karena memiliki peran penting dalam perncernaan, metabolisme dan mendukung kerja fungsi tubuh. Akan tetapi perlu kiat dalam memilih air untuk dikonsumsi karena pencemaran lingkungan nyaris terjadi di berbagai kota.

Berdasarkan data Indeks Kualitas Air dari BPS (2019), ada 10 provinsi di Indonesia yang memiliki Indeks Kualitas Air rendah akibat berbagai kontaminasi. Kemudian Kementerian Kesehatan pada 2020 juga merilis 7 dari 10 rumah di Indonesia masih mengonsumsi air dari infrastruktur yang terkontaminasi oleh bakteri E coli, dan hanya 11,9% rumah yang memiliki akses air aman dikonsumsi. Isu tentang air bersih ini dibahas dalam diskusi daring bertajuk Safe and Sustainable Water for Quality Life.

Peneliti Senior Seafast Center Profesor Ratih Dewanti-Hariyadi menjelaskan masyarakat perlu menyeleksi air yang dikonsumsi untuk mendapatkan manfaat yang maksimal. Terutama asal dari air yang dikonsumsi sebagai kebutuhan utama dalam kehidupan. Air minum yang dikonsumsi harus memiliki kriteria mutu ertentu, di antaranya tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa ketika diminum, serta memenuhi syarat keamanan (safety) yakni tidak mengandung cemaran biologi, kimia maupun fisik dalam jumlah melebihi persyaratan.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Walaupun tampak bersih, jernih, tidak berbau dan tidak berasa, air masih mungkin tercemar oleh mikroba patogen atau bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Bisa berasal dari pencemaran lingkungan, kegiatan pertanian, kegiatan domestik, serta pengendalian proses yang kurang baik,” katanya dalam rilisnya, Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Sempat Terputus, Kini Jaringan Air Bersih di Prambanan Sudah Normal

Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia, Profesor Hardinsyah menambahkan setiap orang memerlukan air sebagai salah satu zat gizi utama. Air berperan penting dalam pencernaan, metabolisme dan berbagai kerja sel-sel tubuh untuk menjaga kondisi dan fungsi tubuh agar tetap baik dan sehat. Kebutuhan air perlu terpenuhi melalui konsumsi cairan dengan jumlah yang cukup dan berkualitas agar tubuh dapat berfungsi maksimal.

“Kebutuhan mineral tubuh bervariasi dan masing-masing memiliki kontribusi dalam membantu kerja metabolisme tubuh. Air mineral memiliki keunikan kandungan mineral alami dari alam yang baik untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Head of Climate & Water Stewardship Danone Indonesia Ratih Anggraeni menyatakan guna menjawab isu terkait keberlanjutan air, lembaganya berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan agar kualitas dan kuantitas air terjaga serta terjamin ketersediaannya.

“Kami mengembangkan berbagai inisiatif untuk melakukan upaya pelestarian air berbasis DAS, memperkaya keanekaragaman hayati untuk memastikan ekosistem sumber air tetap terjaga. Serta mendorong pengembangan pertanian berkelanjutan untuk menjaga kualitas air meresap ke tanah,” ujarnya. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Syarat Calon Prajurit Diperlonggar, Fadli Zon Sentil Panglima TNI

News
| Selasa, 27 September 2022, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement