Sempat Terputus, Kini Jaringan Air Bersih di Prambanan Sudah Normal

Ilustrasi. - Reuters/Mike Hutchings
22 November 2021 12:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Perbaikan pipa saluran air bersih untuk wilayah Prambanan yang sempat putus pada Kamis (18/11) sudah selesai. Saat ini distribusi air bersih untuk 13 dusun di lima kalurahan wilayah Prambanan kembali normal.

Panewu Prambanan Ishadi Zayid mengatakan kerusakan jaringan pipa air bersih yang terdampak bencana pada Kamis lalu sudah selesai diperbaiki. Saat ini, katanya, distribusi air bersih untuk 13 dusun di wilayah Prambanan yang menggunakan jasa layanan milik Organisasi Pengelola dan Pemakai Air (OPPA) Prambanan kembali lancar.

"Alhamdulillah hari ini perbaikan saluran air bersih terdampak bencana kemarin sudah selesai. Distribusi air ke pengguna jasa layanan OPPA sudah lancar," kata Ishadi saat dikonfirmasi Harian Jogja, Senin (21/11/2021).

Pemasangan jaringan pipa yang diperbaiki tersebut, lanjut Ishadi, masih bersifat sementara. Setelah masuk musim kemarau, katanya, jaringan pipa tersebut akan dibuatkan jembatan. Hal ini dilakukan agar kasus serupa tidak terjadi mengingat intensitas hujan diperkirakan masih tinggi.

"Nanti kalau sudah masuk musim kemarau lokasi pemasangannya digeser, dibuatkan jembatan pipa," katanya.

Dijelaskan Ishadi, pada akhir pekan kemarin sempat dilakukan droping air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga dan objek wisata selama dilakukan perbaikan jaringan pipa. Total sebanyak 40 tangki dikirim ke Prambanan. Rinciannya selama tiga hari (Jumat-Minggu) untuk Tebing Breksi sebanyak 20 tangki dan warga sekitar juga 20 tangki.

"Kemarin khusus untuk mencukupi kebutuhan air bagi wisatawan di Taman Wisata Tebing Breksi telah dilakukan droping. Alhamdulillah untuk hari ini (kemarin) tidak ada lagi droping air ke Prambanan," katanya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengatakan pengerjaan sambungan pipa air bersih untuk kebutuhan warga dan pariwisata tersebut awalnya diprediksi selesai dalam dua hari sejak dikerjakan mulai Minggu (20/11). "Alhamdulillah hari ini (kemarin) selesai lebih cepat," katanya.

Penyambungan pipa air bersih yang putus di bawah Jembatan Majasem itu menggunakan 14 batang pipa dengan diameter 6 inci. Pipa air bersih ini pada Kamis (18/11) putus akibat tidak kuat menahan material sampah yang terbawa banjir setelah hujan turun deras di wilayah tersebut. "

Selain untuk kebutuhan warga di 13 dusun supply air bersih tersebut juga dibutuhkan oleh sejumlah objek wisata di kawasan tersebut. Mulai dari Tebing Breksi, Obelix, Hotel Amaranta dan Abayagiri," katanya.

Diberitakan sebelumnya, pipa aliran air bersih milik OPPA Prambanan putus akibat tidak kuat menahan derasnya arus air Kali Plengkung, Sambirejo, Prambanan Sleman pada Kamis (18/11) petang. Ribuan KK di 13 dusun terancam kekurangan air bersih.

"Jaringan pipa air bersih tersebut merupakan jalur utama untuk menyalurkan air bersih ke 13 dusun. Meliputi 8 dusun di Sambirejo, dua dusun di Wukirharjo, satu dusun masing-masing di Bokoharjo, Sumberharjo dan Gayamharjo," kata Carik Sambirejo Mujimin.