Advertisement
Waspada! 9 Warga Sleman Dimakamkan dalam Sehari karena Covid-19
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Mengawali bulan Maret, kasus harian warga Sleman yang terkonfirmasi positif Covid-19 kembali melonjak. Jumlah pasien yang meninggal dunia juga meningkat.
Salah satu penularan massal Covid-19 yang memicu lonjakan kasus terjadi di sebuah pesantren di wilayah Pogung, Sinduadi, Mlati.
Advertisement
Tak hanya itu, Satgas Covid-19 mencatat terjadi lonjakan kasus pasien yang meninggal dunia dalam 24 jam. Tim Dekontaminasi, Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah Covid-19 BPBD Sleman mencatat sebanyak 9 kasus pasien yang meninggal dunia pada Selasa (1/3/2022).
BACA JUGA: Wajah Pasar Beringharjo Bakal Berubah
"Siang tercatat masih 7 kasus pasien yang meninggal dunia. Sore harinya, ada tambahan 2 kasus laporan yang masuk ke Posko. Jadi totalnya ada 9 kasus sampai sore ini," kata Koordinator Posko Dekontaminasi Covid-19 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Vincentius Lilik Resmiyanto.
Dari jumlah tersebut, dua kasus merupakan pasien yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Sisanya merupakan pasien yang meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Meski begitu, pemakaman 9 pasien dalam satu hari merupakan yang terbanyak pada tahun ini.
Sementara 7 tim pemakaman di Posko terus disiagakan untuk membantu pemakaman jenazah jika tim pemakaman kalurahan sudah kesulitan. "Saat akhir Februari, sehari ada yang 7 kasus. Rata-rata yang meninggal lansia dan memiliki komorbid," katanya.
Sekadar diketahui, jumlah kasus kematian pasien Covid-19 hingga 1 Maret 2022 ini tercatat sebanyak 86 kasus. Sebanyak enam jenazah dimakamkan oleh Satgas pemakaman selama Januari, 71 jenazah dimakamkan selama Februari dan 9 kasus pemakaman pada awal Maret ini.
Setelah sempat menurun, kasus Covid-19 di Sleman kembali naik. Jika pada 28 Februari penambahan kasus baru sebanyak 322 kasus maka pada 1 Maret bertambah sebanyak 555 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak 27 kasus berasal dari sebuah pesantren di wilayah Pogung, Sinduadi, Mlati.
"Rencananya mereka akan dibawa ke Isoter UII malam ini (kemarin)," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Bambang Kuntoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Jadwal KRL Solo Jogja per 1 April 2026, Layani Mobilitas Seharian
- Kirab HUT Sri Sultan HB X, Malioboro Ditutup Mulai Kamis Pagi
Advertisement
Advertisement








