Advertisement
Bisnis Antar Jemput Makanan di Jogja Capai Puluhan Miliar Rupiah

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Bisnis kuliner di Jogja tak terdampak pandemi Covid-19 dan bernilai puluhan miliar rupiah dari dua operator antar jemput makanan.
BACA JUGA: Tak Terbayangkan, Tukang Macul Dapat Ganti Rugi Tol Jogja Solo Rp5,6 Miliar
Advertisement
Potensi ekonomi Jogja dari sektor pariwisata maupun pendidikan di luar hotel memiliki nilai sekitar Rp1,2 triliun per bulan. Salah satu sektor yang tidak terpengaruh meski ada pandemi adalah kuliner.
Apabila melihat dari transaksi antar jemput makanan dengan layanan online, ada satu operator yang menjalankan jasa antar jemput makanan mendapat sekitar Rp30 miliar dan operator lainya sekitar Rp13 miliar per bulan. “Itu artinya pelaku ekonomi di bidang kuliner di Kota Jogja tidak begitu terpukul,” kata Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi, Jumat (11/3/2022).
Meski angka-angka di atas cukup membuat optimis, sektor pendidikan di Jogja belum pulih karena perguruan tinggi banyak yang belum menjalankan kegiatan belajar mengajar secara penuh.
Apabila kasus Covid-19 menurun di bulan April- Mei, sejumlah kampus diperkirakan akan menjalankan kegiatan belajar mengajar tatap muka. Dengan itu, maka potensi ekonomi bisa tumbuh lagi di Jogja.
Dalam menghadapi potensi kebangkitan ekonomi ini, perlu sinergi semua sektor. Sektor pengusaha menyiapkan dari sisi penawaran dan sebagainya. Sinergitas ini juga untuk menghadapi tantangan kebangkitan setelah dua tahun ekonomi terpuruk. Terlebih dari sisi pemerintah juga ada keterbatasan anggaran karena ada pemotongan dari pusat.
“Tapi kami tidak pesimis terhadap kondisi yang kami hadapi karena potensi Jogja masih terbuka. Potensi ekonomi di Jogja cukup besar,” katanya.
BACA JUGA: Lima Tahun Lagi, Jumlah Crazy Rich Indonesia Diperkirakan Naik 63 Persen
Guna membangkitkan ekonomi, terutama di tingkat masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Jogja memberikan bantuan permodalan tahun 2022. Ada sepuluh KUBE yang sudah lolos seleksi.
Kepala Seksi Jaminan dan Bantuan Sosial, Dinsosnakertrans Jogja, Tri Oktavia Marjani, mengatakan apabila setiap KUBE mendapat bantuan Rp23 juta. "Dana bantuan modal tersebut digunakan untuk pembelian barang dan alat yang menunjang usaha masing-masing anggota KUBE sesuai dengan kebutuhannya yang telah disusun dalam rencana pengembangan usahanya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Prakiraan Cuaca di Jogja Hari Ini, Minggu 31 Agustus 2025
- Jadwal DAMRI Jogja Semarang PP, Minggu 31 Agustus 2025
- Sri Sultan HB X Minta Pejabat Empan Papan dan Tak Memamerkan Gaya Hidup
- Cek, Jalur Trans Jogja ke Lokasi Wisata
- Top Ten News Harianjogja.com, Minggu 31 Agustus: Bahaya Kontraksi APBD DIY, Aksi Demo 1 September
Advertisement
Advertisement