Advertisement

Sudah 5.606 Total Warga DIY Meninggal karena Covid-19, Hari Ini 17 Orang  

Sunartono
Senin, 14 Maret 2022 - 22:37 WIB
Bhekti Suryani
Sudah 5.606 Total Warga DIY Meninggal karena Covid-19, Hari Ini 17 Orang    Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik. - Ist/FOTO ANTARA

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah kasus baru Covid-19 di DIY beberapa hari terakhir dilaporkan menurun. Namun demikian, jumlah pasien yang meninggal masih mencapai belasan orang. 

Kabag Humas Biro UHP Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menyatakan penambahan kasus positif pada Senin (14/3/2022) menurun menjadi 559 kasus dengan angka kesembuhan harian di angka 1.582 kasus. Penambahan kasus positif ini berasal dari Sleman 216 kasus, Bantul 139 kasus, Kota Jogja 71 kasus, Gunungkidul 94 kasus dan Kulonprogo 39 kasus.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

 BACA JUGA: Minimarket di Jogja Kosong Minyak Goreng Saat Disidak Jokowi, Begini Tanggapan Pemda DIY

“Penambahan kasus meninggal sebanyak 17 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 5.606 kasus. Terdiri atas Sleman 6 kasus, Kulonprogo 3 kasus, Gunungkidul 4 kasus, Kota Jogja dan Bantul masing-masing menambah 2 kasus kematian,” ujarnya, Senin (14/3/2022).

Ia menambahkan kasus aktif seluruh DIY saat ini di angka 32.686 kasus. Adapun untuk BOR kritikal di angka 35,18% dari total ketersediaan 199 bed, sedangkan BOR nonkritikal di angka 36,85% dari total 1.935 bed untuk seluruh DIY. Persentase BOR ini menurun selama sepekan terakhir yang sebelumnya berada di angka 50% untuk nonkritikal. “Positivity rate harian per tanggal 14 Maret 2022 di angka 10,04 persen,” katanya.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan perkembangan kasus Covid-19 di DIY menunjukkan tren menurun dalam beberapa hari terakhir. Selain itu keterisian bed Covid-19 juga terus mengalami penurunan. Ia berharap dengan penurunan ini level PPKM bisa ikut menurun.

“Bulan melandai lagi tetapi menurun, dengan kondisi kesembuhan cukup tinggi otomatis BOR berubah angka positif berkurang, kalau dua unsur berkurang otomatis akan menurunkan positivity rate, kalau turun maka level mestinya berubah,” katanya, Senin (14/3/2022).

 

Advertisement

 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Awan Panas Semeru Masih Keluar, BPBD Lumajang Tetapkan Masa Tanggap Darurat 14 Hari

News
| Senin, 05 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement