Advertisement
Bawa Celurit Hendak Balas Dendam, Anggota Geng Sekolah di Jogja Ditangkap Polisi
Ilustrasi senjata tajam. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Dua remaja dihajar warga dan dilaporkan ke polisi lantaran kedapatan berboncengan pada dini hari dengan membawa celurit. Kedua remaja yang terlibat geng ini diduga hendak melancarkan aksi balas dendam.
Kapolsek Tegalrejo, Kompol Joko Sumarah, menjelaskan dari kedua remaja ini, polisi menerapkan salah satunya sebagai tersangka karena aksinya membawa senjata tajam tanpa izin. Sementara remaja satunya yang bertindak sebagai jongki masih berstatus saksi.
Advertisement
Tersangka adalah DJG, 16, warga Kemantren Danurejan. Mereka ditangkap di wilayah Kemantren Tegalrejo pada Rabu (30/3/2022) pukul 03.30 WIB. "Bermula ketika pelapor dan saksi melihat keduanya berboncengan motor dan membawa senjata tajam," ujarnya, Kamis (31/3/2022).
Kedua remaja ini menggunakan motor Honda Beat dengan nomor polisi AB 2606 AD. Pelapor dan saksi tersebut kemudian mengejar kedua remaja ini hingga tertangkap di Gang Teratai, Kampung Sidomulyo, Kelurahan Bener.
BACA JUGA: Pekerja Seks Jogja Disayat Cutter oleh Pelanggannya, Pelaku Kabur Telanjang Bugil
Berdasarkan pemeriksaan polisi, tersangka mengaku membawa celurit untuk menyerang orang. Hal ini dipicu motif balas dendam karena menurut pengakuannya, sebelumnya teman tersangka juga diserang di daerah Sleman.
Tersangka yang masih SMP Kelas IX ini tergabung dalam satu geng sekolah. Geng ini kata dia, biasa berkumpul di daerah Fly Over Lempuyangan. "Di dekat bioskop lama, biasanya 10 sampai 20 orang," katanya.
Karena masih termasuk usia anak, polisi tidak menahan tersangka. Namun proses hukum tetap berlanjut dengan disangkakan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat No. 12/1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









