Terdampak Tol Jogja-Solo, Pembangunan SDN Nglarang Dikebut Mei
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Tim gabungan Satpol PP dan Polres Bantul melakukan pemantauan kerumunan di kawasan JJLS pada Minggu (3/4/2022)/Ist
Harianjogja.com, BANTUL- Aktivitas kongko setelah sahur di Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) Bantul dibubarkan aparat. Tim gabungan Polres Bantul dan Satpol PP Bantul diterjunkan ke lapangan untuk mengatasi kerumunan.
Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta menjelaskan kerumunan JJLS pada Ramadan tahun ini kembali terjadi. Di hari pertama Ramadan banyak warga yang sekedar lalu lalang hingga terindikasi trek-trekan di area JJLS. "Tadi padi pukul 04.00 WIB kami laksanakan apel di sana untuk memantau aktivitas di JJLS dan ternyata luar biasa [keramaiannya]," terang Yulius pada Minggu (3/4/2022) pagi.
"Walaupun masih di hari pertama, di sana ternyata sudah banyak kerumunan dan banyak yang tidak mengindahkan terhadap protokol kesehatan. Banyak yang tidak memakai masker, adanya beberapa pelanggaran lalu lintas dan sebagainya," tambahnya.
Saat dilakukan pemantauan, ativitas lalu lalang atau sekedar jalan-jalan masih mendominasi di kawasan JJLS. Kendati demikian sejumlah kegiatan trek-trekan juga terindikasi digelar di sana.
BACA JUGA: Ancam Warga dengan Celurit, Remaja Geng Babak Belur Dikeroyok Massa di Tegalrejo
"Untuk trek trekan sudah ada tapi masih lebih banyak kepada lalu lalang lalu lintas yang memadati JJLS. Namun demikian juga sudah ada permainan knalpot-knalpot yang tidak sesuai dengan standar pemasangannya juga ditertibkan dari pihak kepolisian," tandasnya.
Masyarakat yang kedapatan berkerumun pun diurai. Di sisi lain warga yang tidak mengindahkan prokes seperti abai dalam pengenaan masker pun diberikan edukasi. "Kita berusaha mengurai karena ada beberapa titik yang menjadi pusat kerumunan dan banyak yang tidak mengenakan masker," tegasnya.
Temuan ini disebutkan Yulius memugkinkan pada pekan-pekan selanjutnya kegiatan serupa makin diperkuat. Termasuk hal-hal berkaitan dengan edukasi ketertiban dalam kelengkapan berlalu lintas oleh Polres Bantul, serta edukasi prokes di kawasan JJLS. "Kita pun juga tidak menutup kemungikanan akan menegakan berkaitan dengan penerapan prokes," tegasnya.
"Nanti setiap Minggu pagi itu nanti akan dilaksanakan patroli gabungan dan apel disana untuk memantau aktivitas di JJLS, termasuk gangguan Tantribum juga berkaitan dengan prokes," imbuhnya.
Lebih lanjut Yulius menyampaikan bila nantinya akan diterbitkan surat kepada masing-masing Lutah untuk mengaktifkan lagi keberadaan Linmas di masing-masing Kalurahan. Tujuannya agar patroli kewilayahan dapat diagendakan yang tugasnya unruk dapat memantau pelanggaran Tantribum maupun pelaksanaan prokes selama bulan Ramadan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.
Harga emas perhiasan hari ini 22 Mei 2026 naik, buyback tertinggi tembus Rp2,47 juta per gram.