Masih Ada Long Weekend Mei 2026, Catat Tanggalnya
Long weekend Mei 2026 picu lonjakan wisata Jogja. Simak jadwal libur dan tips liburan ke Malioboro hingga Parangtritis.
Beberapa penumpang hendak berangkat di Terminal Jombor, Kamis (15/4/2021). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah pemudik yang masuk ke DIY diperkirakan naik sekitar 30% dibandingkan 2019. Pemerintah menyiapkan sejumlah jalur alternatif agar pemudik tidak terkonsentrasi pada jalur utama.
Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti menjelaskan jawatannya sedang mempersiapkan sejumlah berbagai piranti dan perencanaan antisipasi untuk menyambut pemudik yang datang ke Jogja. Karena diperkirakan terjadi lonjakan sekitar 30% dibandingkan jumlah pemudik 2019 silam. Lonjakan ini seiring dengan adanya larangan mudik pada 2020 dan 2021, sementara tahun ini sudah diizinkan kembali.
“Kalau 2021 kan ada penurunan, jadi kita bandingkan dengan data 2019 karena 2020 dan 2021 itu turunnya signifikan karena ada larangan mudik. Perkiraan kami ada kenaikan sekitar 30 persen. Mungkin meledaknya di kendaraan pribadi dan kereta,” katanya di DPRD DIY, Rabu (13/4/2022).
BACA JUGA: Pecah Kongsi dengan PAN, Amien Rais Ingin Partai Ummat Jadi Peserta Pemilu 2024
Ia menambahkan jumlah pemudik tahun ini kemungkinan akan banyak yang menggunakan kendaraan pribadi, kereta api dan transportasi udara serta angkutan umum seperti bus. Guna mengantisipasi padatnya arus pada sejumlah jalur utama di DIY, pemudik akan diarahkan ke jalur alternatif di wilayah DIY. Saat ini sedang dibuatkan sejumlah petunjuk untuk melewati jalur alternatif guna memudahkan para pemudik yang melintas.
“Jangan sampai semua menumpuk di jalur utama, misalnya untuk menuju ke Gunungkidul tidak harus lewat Piyungan-Patuk, karena masih ada ruas lain yang bisa dilalui,” ucapnya.
Adapun sejumlah jalur alternatif yang ada di wilayah DIY, seperti di barat menghubungkan Kulonprogo-Magelang antara lain lajur Klangon – Moyudan – Balangan - Tempel – Magelang dan lajur Sentolo – Nanggulan – Dekso – Klangon - Muntilan – Magelang.
Kemudian penghubung Purworejo, Bantul, Kota Jogja memiliki dua ruas jalan alternatif, antara lain Purworejo – Toyan – Brosot – Srandakan – Pandak – Palbapang dan lajur Congot – Glagah – Brosot – Srandakan – Pandak – Palbapang.
Sedangkan untuk jalur alternatif penghubung Gunung Kidul, Bantul, dengan Kota terdapat dua ruas alternatif yaitu lajur Giwangan – Imogiri Timur – Dlingo -- Playen – Wonosari dan Lajur Jogja – Parangtritis – Girijati – Panggang – Saptosari – Playen – Wonosari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Long weekend Mei 2026 picu lonjakan wisata Jogja. Simak jadwal libur dan tips liburan ke Malioboro hingga Parangtritis.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.