Jadwal Terbaru DAMRI Bandara YIA Minggu 5 Juli 2026, Tarif Rp80.000
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 5 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Data penggunaan internet anak usia lima tahun ke atas kian mencengangkan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat dari hasil survei hanya sekitar 33,04% anak yang menggunakan internet untuk mengerjakan tugas sekolah. Selebihnya justru sekitar 88,99% anak menggunakan internet untuk bermain media sosial seperti TikTok, Facebook dan Instagram.
Meski demikian dari hasil survei tahun 2020 tersebut ada 66,13% anak menggunakan internet untuk sekadar mencari informasi, sebanyak 16,25% untuk pembelian barang, 13,13 untuk mendapatkan informasi barang, 13% untuk mengirim dan menerima email dan 7,78% untuk fasilitas finansial.
“Ini sangat mengkhawatirkan karena dampaknya besar ada bullying, kekerasan seksual dan lainnya, karena anak lebih banyak bermain medsos yang mencapai 88,99 persen. Ini semakin parah ketika saat pandemi, mungkin bermain Tiktok, Instagram dan lainnya. Menurut kami perlu ada upaya penguatan keamanan digital untuk anak. Tiga pihak yang harus aktif yaitu orangtua, sekolah dan pemerintah,” kata Anggota Komisi I DPR RI Sukamta dalam seminar online, Jumat (16/4/2022) petang.
Baca juga: Asyik...Tiap Pedukuhan di Sleman Kini Dipasang WiFi Gratis
Psikolog Diana Setiyawati menambahkan kondisi saat ini untuk anak seperti berada di hutan digital. Dengan semakin banyaknya usia anak mengakses internet bukan untuk kegiatan positif seperti mengerjakan sekolah maka bisa menimbulkan bahaya tersendiri. Mulai dari bullying hingga anak berbicara kotor karena terpengaruh dari apa yang dilihat saat berselancar di internet.
Ada banyak hal yang tidak sesuai terkait digital pada anak antara lain adanya eksploitasi atau menjadikan anak sebagai objek. Kemudian menimbulkan komentar negatif isolasi hingga pamer pencapaiaan. “Kemudian hukum dunia maya, yang ahli jadi kalah dengan yang populer sehingga kebenaran menjadi relatif,” katanya.
Oleh karena itu Diana menyarankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar digital aman bagi anak dengan melibatkan peran pemerintah dan sekolah. Pemerintah harus menyediakan infrastruktur yang memadai untuk melakukan proteksi situs bagi anak. Misalnya dengan memberikan akses anak melalui single login dan platform belajar khusus. Selain itu pentingnya adanya password pada fasilitas internet yang berada di sekolah dan dilakukan pembatasan saat menggunakan internet.
“Yang harus dikuasai untuk mempersiapkan ini adalah literasi digital yang menyeluruh. Kemudian mengawal konten dengan membuat program pada anak sebagai kreator bukan sebagai penikmat saja. Prinsipnya kita jangan membiarkan anak berjalan sendirian di tengah hutan digital saat ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 5 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.
Penembakan di Ohio menewaskan seorang polisi, dua korban, dan tersangka. Dua petugas serta seekor anjing polisi juga mengalami luka.
Pembangunan PJU Sleman 2026 belum dimulai. Dishub masih menunggu hasil review kontrak Kejaksaan sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.
Hyundai Motor Group menyiapkan investasi Rp494 triliun untuk membangun ekosistem AI, kendaraan listrik, dan mobilitas masa depan di Korea Selatan.
Wali korban dugaan penganiayaan di Daycare Little Aresha meminta Polresta Jogja menuntaskan penyidikan dan menjerat pengurus yayasan yang masih berstatus saksi.
Polri mengungkap dugaan korupsi pasokan batu bara PLTU periode 2018-2026 dengan potensi kerugian negara dan perekonomian mencapai Rp5 triliun.