WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
ilustrasi curanmor. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN--Seorang perempuan asal Purworejo, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian motor di wilayah Kapanewon Sleman. Pelaku pencurian tak lain adalah pria yang ia kenal di media sosial yang mengajak bertemu dan berkeliling Kota Jogja.
Kanit Reskrim Polsek Sleman, AKP Eko Haryanto, menjelaskan pelaku adalah S, 41, pria beristri yang berpura-pura mendekati korbannya dengan dalih akan mengajak menikah. “Atas tindakannya, warga Batang, Jawa Tengah itu pun sekarang harus mendekam di sel tahanan Polsek Sleman,” ujarnya, Kamis (21/4/2022).
BACA JUGA: Ini Dia Produk yang Baru Diluncurkan PT Sera Food Indonesia
Peristiwa ini bermula ketika S berkenalan dengan korban melalui media sosial yang kemudian berlanjut berkomunikasi via Whatsapp. Setelah cukup akrab, S menyatakan ingin menikahi korban. Dalam menjalin hubungan tersebut, S mengaku seorang duda.
Adapun korban adalah P, 51, wanita berstatus janda. Tanpa menaruh kecurigaan, korban mempercayai dan menuruti ajakan S. Sampai pada Rabu (13/4/2022), S mengajak korban bertemu dan berkeliling di Jogja.
“Korban yang sudah terlanjur percaya kepada pelaku kemudian berangkat dari rumahnya mengendarai motor Honda Beat,” katanya.
Sesampainya di Jogja, korban menunggu S di Terminal Jombor, Sleman. Keduanya pun bertemu sekira pukul 17.45 WIB. Lantaran tidak membawa motor, S pun meminta korban meminjamkan kunci motor beserta STNK miliknya untuk dibawa S.
Mereka pun berangkat berdua berboncengan menggunakan sepeda motor korban. Sebelum berangkat, korban meminta berhenti di masjid untuk salat. S yang tidak ikut salat menunggu korban di luar, sementara korban masuk masjid.
BACA JUGA: Catat, Ini Tanggal Digelarnya Operasi Ketupat Progo 2022
Saat itulah S beraksi. Dia membawa kabur motor korban beserta STNK yang sudah ia dapatkan. Setelah salat, korban tidak meihat S beserta motor miliknya. Dia pun lantas melapor ke satpam masjid. “Kemudian diantar untuk melapor ke Polsek Sleman,” ungkapnya.
Polisi berhasil menangkap pelaku pada keesokan harinya, Kamis (14/4/2022) di rumahnya. Dari penangkapan itu diketahui S sudah menggadaikan motor tersebut dan mendapatkan Rp2,5 juta. Barang bukti berupa sepeda motor milik korban tersebut juga dibawa ke Polsek Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.