Advertisement

Homestay Jadi Primadona untuk Liburan Lebaran, Ini Buktinya

Ujang Hasanudin
Selasa, 26 April 2022 - 19:07 WIB
Arief Junianto
Homestay Jadi Primadona untuk Liburan Lebaran, Ini Buktinya Kamar salah satu unit Homestay Tembi. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Selain hotel, homestay kini menjadi salah satu tempat alternatif untuk menginap. Salah satu alasannya adalah pemandangan alam dan nuansa penginapan yang berbeda. 

Ketua Desa Wisata Tembi, Dawud Subroto menyatakan liburan Lebaran tahun ini menjadi angin segar bagi para pemilik homestay di wilayah Tembi, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Bantul. Pasalnya tingkat keterisian homestay mencapai 60%.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Angka 60 persen itu secara keseluruhan jumlah homestay yang ada di Tembi sebanyak 60 unit. Kalau khusus Homestay Tembi punya saya okupansinya sudah 90 persen,” kata Dawud, Selasa (26/4/2022).

BACA JUGA: Harga Daging Sapi Naik, Pemkab Bantul: Wajar, Harga Daging Ayam & Telur Juga Naik

Di homestay milik Dawud terdapat 15 kamar. Sementara homestay yang dikelola masing-masing warga sekitar tembi di bawah naungan Desa Wisata Tembi sebanyak 45 unit.

Keterisian homestay tersebut, kata Dawud, dijadwalkan untuk H+1 Lebaran hingga H+3 Lebaran. Sementara pemesanan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. “Ada yang pesan sebulan lalu, ada yang memesan minggu lalu, dan ada yang memesan tiga hari lalu,” ujar Dawud.

Untuk harga per orang mulai Rp75.000-250.000 per malam. Sementara untuk kamar khusus mulai Rp250.000-750.000 per kamar. Menurut Dawud, okupansi homestay di Tembi tahun ini sangat menggembirakan karena selama dua tahun terakhir atau selama pandemi Covid-19 hampir tidak ada tamu sama sekali.

BACA JUGA: Sambut Lebaran, Produsen Siapkan 1 Ton Madumangsa

Advertisement

Meski keterisian 60% dari semua homestay di Tembi, tetapi jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi masih jauh. “Kalau Lebaran sebelum pandemi okupansi bisa mencapai 95 persen,” ujar Dawud.

Meski begitu, dia tetap merasa bersyukur akhirnya setelah dua tahun "puasa", homestay di Tembi kembali bergeliat.

Saat ini dia dan juga warga pemilik homestay sedang siap-siap menyambut tamu dengan melakukan pembenahan kamar-kamar yang rusak karena tidak terisi selama dua tahun supaya nyaman saat ditempati wisatawan.

Advertisement

Sementara untuk hiburan atau atraksi yang biasanya digelar sementara ini tidak diadakan karena masih dalam suasana pandemi dan PPKM Level II sehingga dikhawatirkan mendapat teguran dari Satgas Covid-19. 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Saat Sedah Mirah, Cucu Presiden Jokowi Ikuti Siraman Kaesang

News
| Jum'at, 09 Desember 2022, 11:47 WIB

Advertisement

alt

Ikut Genjot Kualitas SDM Desa Wisata, Ini yang Dilakukan oleh BCA

Wisata
| Kamis, 08 Desember 2022, 23:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement