Advertisement

Malioboro Macet saat Lebaran, Sultan: Nek Ora Lewat Malioboro Ora Lego

Sunartono
Kamis, 28 April 2022 - 09:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Malioboro Macet saat Lebaran, Sultan: Nek Ora Lewat Malioboro Ora Lego Sri Sultan HB X - Antara/Andreas Fitri Atmoko

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memaklumi banyaknya masyarakat yang datang ke Malioboro terutama saat Libur Lebaran 2022 mendatang. Hal ini karena sebagian besar masyarakat baru merasa ketika sudah lewat atau berkunjung ke Malioboro.

Sultan mengatakan tidak memungkinkan jika mengimbau warga Jogja agar tidak ke Malioboro lebih dahulu selamat Lebaran 2022. Karena Malioboro menjadi harapan sebagian besar orang terutama wisatawan.

Advertisement

"Rekoso [susah untuk mengurangi agar warga Jogja tidak ke Malioboro dulu]. Karena Malioboro itu menjadi harapan setiap orang yang ingin datang ke Jogja," katanya di Kompleks Kepatihan, Rabu (27/4/2022).

Masyarakat merasa ketika ke Jogja belum lewat atau berkunjung ke Malioboro merasa belum lega. Sehingga sebagian besar mereka mewajibkan saat ke Jogja harus ke Malioboro. Kenyataan ini sudah untuk mengendalikan kunjungan Malioboro agar tidak ke macet.

Baca juga: Banyak Ruang untuk Berjalan, Ini Foto-Foto Baru Malioboro Tanpa PKL di Trotoar

"Nek durung lewat malioboro durung ning Jogja [Kalau belum lewat Malioboro belum merasa ke Jogja]. Lha kok orang luar kota, wong orang Jogja keluar rumahnya yo mesti lewat Malioboro. Nek ora lewat Malioboro ora lego [kalau tidak lewat Malioboro tidak puas] kan susah itu," kata Sultan.

Hanya saja HB X memiliki harapan agar kepadatan arus lalu lintas bisa diminimalisasi saat masuk ke Kota Jogja. Sehingga setiap pemudik yang bukan tujuan Jogja atau hanya melintas sebaiknya jangan melewati area Kota Jogja demi mencegah terjadinya kepadatan. Petugas bisa memberikan rambu atau informasi untuk langsung lewat pinggiran atau jalur alternatif.

"Kalau kepadatan ya memang saya punya harapan pada petugas, bagaimana kalau di jalan masuk ke Jogja tapi hanya lewat, kalau dari Prambanan ya silahkan kalau lewat Magelang ya belok kanan. Mau lewat Purworejo ya belok kiri. Tapi jangan terus. Hal ini untuk membagi kepadatan agar tidak stuck," kata Sultan. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement