Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sejumlah pengunjung berwisata di Tebing Breksi, Selasa (3/5/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN-Kunjungan ke Tebing Breksi mulai meningkat sejak H-1 Lebaran. Diprediksi puncak kunjungan wisata ke salah satu destinasi primadona di Sleman ini akan terjadi pada akhir pekan setelah lebaran.
Ketua Pengelola Tebing Breksi, Widiyanto Kholiq, menjelaskan kunjungan wisatawan pada bulan Ramadan sangat rendah, yakni sekitar 200-300 orang per hari. "H-1 lebaran kemaren 650. Terus hari H lebaran kami buka dari siang, sudah ada 1.200 pengunjung," ujarnya, Selasa (3/5/2022)
Pada H+2 lebaran diperkirakan jumlah kunjungan mencapai 3.000 orang, dengan waktu kunjungan paling banyak di sore hari. Kemudian puncak kunjungan wisata libur Lebaran diprediksi akan terjadi pada akhir pekan setelah lebaran, yakni 7 dan 8 Mei.
Untuk menyambut kunjungan wisata selama libur Lebaran, pengelola Tebing Breksi akan menggelar pertunjukan bertajuk Ba\'da neng Breksi. "Ini yang ke empat. Seharusnya ke enam, tapi karena dua tahun libur karena pandemi, jadi sekarang masih yang ke empat," ungkapnya.
Baca juga: 3 Pos Pantau di Kawasan Hutan Pinus Mangunan Disiapkan
Dalam kegiatan ini, akan berlangsung pertunjukan seni potensi lokal di dua panggung, pada 4-10 Mei. Beberapa pengisi pertunjukan di antaranya jatilan, tari, band dan lainnya. "Yang panggung depan dari pagi ada. Kalau belakang sore saja," katanya.
Untuk akses masuk, pengelola juga menyiapkan rekayasa jalur jika terjadi kepadatan lalu lintas di sepanjang akses Tebing Breksi. "Kalau sudah terlalu padat kita keluarkan, di pertigaan-pertigaan, sudah kami siapkan petunjuk arah," ungkapnya.
Disiapkan pula petugas yang akan mengarahkan kendaraan ke jalur-jalur alternatif tersebut. Selain mengarahkan, petugas yang bekerja sama dengan Karangtaruna setempat juga akan membantu kendaraan yang sedang mengantre di tanjakan.
Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Berdasarkan pengalaman selama ini, di saat libur panjang menurutnya banyak pengemudi yang belum mahir di jalur tanjakan Tebing Breksi. "Munigkin belum terbiasa di tanjakan. Atau dia nyopir belum lama," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
MacBook Neo resmi dibuka pre-order di Indonesia mulai Rp10 jutaan. Laptop Apple ini memakai chip A18 Pro dan hadir tanpa kipas pendingin.
Manchester City punya rekor impresif di Wembley jelang final Piala FA 2025/2026 melawan Chelsea. Guardiola catat 15 kemenangan dari 23 laga.
Kebiasaan pagi sederhana seperti minum air putih dan menunda kopi ternyata dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko serangan jantung.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Virgoun dan Lindi Fitriyana dikaruniai anak laki-laki bernama Perfexio Muthmain Virgoun pada 14 Mei 2026.