Advertisement
Inflasi April 2022 di DIY Tertinggi Selama Pandemi sejak 2020
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—DIY mencatatkan inflasi tertinggi pada April 2022, sejak terdampak pandemi Covid-19 pada 2020. Inflasi pada April 2022 tercatat 1,14%, andil terbesar yang mendorong terjadi inflasi adalah bensin naik sebesar 8,28%.
“Angka ini termasuk tertinggi sejak 2020, karena dampak pandemi ekonomi menurun. Berdampak tingkat inflasi yang sangat rendah,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Sugeng Arianto, Senin (9/5/2022).
Advertisement
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada April 2022 sehingga memberikan andil mendorong terjadinya inflasi di antaranya bensin naik 8,28% dengan memberikan andil 0,27%.
Selanjutnya, bahan bakar rumah tangga naik 4,21% dengan memberikan andil 0,11%, minyak goreng dan angkutan udara naik 9,39% dan 6,41% dengan memberikan andil masing-masing 0,09%.
Daging ayam ras naik 8,50% dengan andil 0,07%.
Mobil, dan kontrak rumah naik 2,22%, dan 0,88% dengan andil masing-masing 0,05%. Mi dan telur ayam ras naik 2,64% dan 3,67% dengan memberikan andil masing-masing 0,03%. Gado-gado, bawang putih, sabun detergen bubuk/cair, sabun mandi, sepeda motor, tahu mentah, shampo, dan tarif kereta api naik 5,38%, 7,01%, 3,83%, 8,40%, 1,01%, 5,16%, 3,58%, dan 3,03% dengan memberikan andil masing-masing 0,02%.
“Sebaliknya komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menahan inflasi di antaranya cabai rawit turun 27,22 persen dengan memberikan andil -0,04 persen. Cabai merah dan bawang merah turun 10,35 persen dan 7,24 persen dengan andil -0,02 persen," terang Sugeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Pacitan Malam Ini
- Ada Demo di Polda DIY, Pedagang Bebek Goreng Ikut Kena Gas Air Mata
- Demonstrasi Rusuh, Markas Polda DIY Dibakar
- Gempa Guncang Cilacap Jateng M4,9, Terasa hingga Pangandaran Jabar
- Massa Masih Bertahan di Sekitar Polda DIY, Arus Lalu Lintas ke Arah Timur Dialihkan
Advertisement
Advertisement