Advertisement

3 Calon PJ Wali Kota Jogja Diajukan, Heroe: PR-nya, Lanjutkan Pemulihan Ekonomi

Yosef Leon
Kamis, 12 Mei 2022 - 17:07 WIB
Arief Junianto
3 Calon PJ Wali Kota Jogja Diajukan, Heroe: PR-nya, Lanjutkan Pemulihan Ekonomi Haryadi Suyuti (kanan) dan Heroe Poerwadi dalam acara puncak HUT Jogja ke-265 di Stadion Mandala Krida, Kamis (7/10/2021) - Harian Jogja/Sirojul Khafid

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Masa Jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja periode 2017-2022 akan berakhir pada 22 Mei nanti. Hingga kini, proses penetapan Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja masih digodok oleh Gubernur DIY bersama Kementerian Dalam Negeri. 

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pj terpilih agar meneruskan kerja-kerja pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19. 

"PR-nya nanti akan kami sampaikan. Yang penting siapa pun yang akan ditunjuk bisa melanjutkan momentum pemulihan dan kebangkitan ini," kata Heroe, Kamis (13/5/2022). 

BACA JUGA: 6 Nama Diajukan untuk Menjadi Penjabat Wali Kota Jogja & Penjabat Bupati Kulonprogo

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang dua tahun belakangan menghantam perekonomian dan masih bertahan sampai sekarang merupakan tantangan yang perlu disikapi dengan serius. Pj Wali Kota harus inovatif dalam memulai momentum kebangkitan ekonomi. 

Dalam proses penetapan Pj Wali Kota Jogja, DPRD setempat pada Maret lalu telah menyelenggarakan sidang paripurna pengumuman masa akhir jabatan kepala daerah. Sesuai ketentuan, Gubernur akan memilih tiga nama untuk diajukan ke Menteri Dalam Negeri untuk dipilih sebagai Pj Wali Kota Jogja selama setahun ke depan. 

"Pj belum tahu. Itu kan nanti pak Gubernur dan Menteri yang memutuskan. Tiga nama itu saya belum tahu. Saya tetap kerja seperti biasa selama masih ada mandat yang saya terima. Pagi, siang dan sore menjalankan rutinitas biasa," ucap Heroe. 

BACA JUGA: Mengenal Salon Bertarif Rp7.000 di Jogja yang Menjadi Langganan Musisi

Ketua KPU Kota Jogja, Hidayat Widodo menjelaskan, tahapan terdekat untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilakda) di 2024 nanti baru akan dilaksanakan di pengujung 2023 mendatang. 

"Tahapannya dimulai kurang lebih 10 bulan sebelum pemilihan. Sekitar bulan Oktober 2023, itu terkait dengan hibah daerah dan persiapan perekrutan badan ad hoc. Masih tahun depan," ujarnya. 

Advertisement

Hidayat berharap, warga Kota Pelajar bisa terlibat aktif dalam gelaran Pilkada serentak di 2024 mendatang. Pemanfaatan hak pilih oleh warga akan sangat menentukan proses demokrasi di wilayah setempat. 

"Target kami ada peningkatan partisipasi pemilih di 2024 nanti menjadi 77,5 persen dari Pilkada sebelumnya yang haknya 70,09 persen," ungkapnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

NasDem Deklarasikan Anies jadi Capres, Ini Respon Partai Demokrat

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 15:47 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement