Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban dari Embung UII, Selasa (24/5/2022)./Istimewa-Basarnas Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN--Seorang wisatawan ditemukan tak bernyawa di embung UII, Kapanewon Ngemplak, Selasa (24/5/2022). Korban diketahui menghilang Minggu (22/5/2022) malam, setelah pamit kepada keluarganya untuk membeli tepung.
Kepala Kantor Basarnas Jogja, L. Wahyu Efendi, menjelaskan korban adalah Muh. Afiq Rizky, 20, warga asal Kendari, Sulawesi Tenggara, yang tengah berlibur ke Jogja. Kali terakhir, korban diketahui pamit kepada keluarganya, Minggu sekitar pukul 22.11 WIB untuk membeli tepung.
BACA JUGA: Berkat Affandi, Profesi Seniman Eksis di Indonesia
Namun setelah itu korban tidak kembali. Keluarga pun mencoba mencari korban. Dalam pencarian tersebut, keluarga menemukan sandal milik korban di tepi Embung UII pada Selasa (24/05/2022).
“Diduga korban tenggelam. Pihak keluarga lalu melaporkan ke polisi dan kemudian diteruskan ke Basarnas untuk penyelaman,” ujarnya, Selasa.
Mendapat laporan tersebut, Basarnas Jogja memberangkatkan satu Tim Rescue yang dilengkapi peralatan selam dan water rescue.
“Setelah sampai di lokasi, Tim SAR gabungan langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek ngemplak dan unsur Gabungan yang sudah berada di lokasi,” katanya.
Selanjutnya Tim SAR gabungan langsung melaksanakan briefing dan pembagian search rescue unit (SRU). “Pencarian hari ini dibagi menjadi tiga SRU. SRU 1 memantau dari darat sekitar embung, SRU 2 melakukan pencarian dengan body rafting di embung, dan SRU 3 menyelam di lokasi dekat dengan ditemukannya sandal survivor,” ungkapnya.
BACA JUGA: Potensi Antarkomunitas Relawan di Mlati Sleman Akan Disinergikan
SRU 1 yang memantau dari darat di sekitar embung melihat korban masih di melayang di dalam embung ketika debit air embung sudah dikurangi. Kemudian SRU 1 langsung memberikan informasi kepada SRU 2 yang melaksanakan body rafting.
“SRU 2 Langsung menuju lokasi korban terlihat,dan langsung mengevakuasi Korban. Korban di evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan ambulans milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] Sleman untuk proses identifikasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta