73.363 BPJS Dinonaktifkan, Gunungkidul Aktivasi Ulang 32.845 Peserta
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Ilustrasi monyet/Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Perhubungan Gunungkidul bekerja sama dengan jajaran Polsek Tanjungsari akan memasang spanduk agar pengendara motor berhati-hati saat melewati jalur pantai, tepatnya di Kalurahan Kemiri, Tanjungsari. Langkah ini untuk mengurangi risiko kecelakaan karena di sekitar lokasi banyak kawanan monyet yang menyeberang jalan.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Wawan Anggoro mengatakan, Jumat (3/6/2022) siang bersama dengan Dinas Perhubungan Gunungkidul melakukan survey daerah rawan kecelakaan menuju kawasan pantai yang melalui Pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron. Salah satunya berada di Dusun Glagah, Kemiri, Tanjungasari.
Menurut dia, kerawanan kecelakaan tidak hanya dengan pengendara motor lainnya, tapi juga ada yang melibatkan dengan kawanan monyet ekor panjang. Berdasarkan keterangan warga di area ini banyak monyet yang menyebrang sehingga rawan terjadi tabrakan.
Baca Juga: Kasus Suap Haryadi Suyuti Ternyata untuk Proyek Apartemen di Malioboro
“Tiga hari lalu ada pengendara motor yang menabrak monyet yang menyebrang. Untungnya, pengendara hanya mengalami luka ringan,” kata Wawan, Jumat.
Rencananya, tindak lanjut dari hasil survey ada pemasangan banner atau spanduk bagi pengguna kendaraan bermotor untuk lebih berhati-hati. Hal ini sebagai antisipasi mengurangi risiko tabrakan ataran pengguna jalan dengan kawanan monyet yang menyebrang. “Kami terus mengimbau kepada pengguna motor atau kendaraan lainnya agar berhati-hati karena kecelakaan tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji. Menurut dia, hasil survei di jalur utama ke Pantai Baron ada sejumlah titik lokasi rawan kecelakaan, yakni tikungan di selatan Polsek Tanjungsari, Telaga Lebak dan di area Dusun Glagah.
“Kami segera memasang rambu papan peringatan karena di beberap alokasi ada banyak monyet menyebrang yang bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan,” katanya.
Dia menambahkan, survey dilakukan juga untuk mengurangi risiko kemacetan serta pohon tumbang. “Untuk kemacetan akan kami sampaikan ke Pemerintah DIY karena status jalan milik provinsi. Sedangkan potensi pohon tumbang, kami koordinasi dengan dinas lingkungan hidup,” katanya. (David Kurniawan)
Foto istimewa Dinas Perhubungan Gunungkidul,
Petugas dari Dinas Perhubungan bersama dengan jajaran Polsek Tanjungsari melakukan survei lokasi kerawanan kecelakaan diakibatkan kawanan monyet yang menyebrang jalan di Dusun Glagah, Kemiri, Tanjungsari. Jumat (3/6/2022)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Manchester United mengumumkan rekap transfer musim panas 2026. Enam pemain baru direkrut, sementara 12 pemain meninggalkan Old Trafford.
Becak listrik di Jogja dinilai nyaman oleh pengemudi dan penumpang. Perawatan rutin disebut menjadi kunci agar kendaraan tetap optimal.
Hingga Jumat (7/8/2026), Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta melalui Disaster Management Center (DMC) terus mengoptimalkan pendistribusian air bersih
Cadangan devisa Indonesia bertahan di US$145,3 miliar hingga akhir Juli 2026. BI menyebut posisi ini menjaga stabilitas rupiah dan ketahanan ekonomi.
Kementerian PU menangani 492 titik kekeringan di Indonesia, menyediakan air bersih bagi 155.228 jiwa dan menyelamatkan 22.210 hektare sawah.