Dewan Soroti Ketimpangan Pembangunan Antarkapanewon di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Ilustrasi aktivitas nelayan di Pantai Gesing./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pembangunan pelabuhan Gesing diharapkan bisa menjadi daya ungkit perekonomian masyarakat.
Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul, Hudi Sutamto mengatakan, saat infrastruktur pelabuhan dibangun, harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) khususnya nelayan lokal sehingga bisa berperan lebih pada saat pelabuhan dioperasikan.
“Istilahnya jangan sampai nelayan lokal hanya jadi penonton. Contohnya di Pelabuhan Sadeng malah banyak berasal dari nelayan Cilacap. Jadi memang butuh persiapan agar nelayan lokal bisa merasakan dampak dari keberadaan pelabuhan baru,” katanya.
BACA JUGA: Rusunawa Karangrejek Belum Terisi Penuh, DPUPRKP batal Bangun Rumah Susun Baru
Hudi mengungkapkan, Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul harus menyiapkan SDM sedari sekarang. Terlebih lagi, lanjut dia, peningkatan kapasitas SDM juga butuh perjuangan karena antusias para nelayan lokal masih butuh ditingkatkan.
“Memang butuh mental yang kuat karena berlayar untuk penangkapan tidak hanya sehari atau dua hari, tapi bisa mencapai mingguan. Jadi memang harus benar-benar dipersiapkan untuk memaksimalkan potensi yang ada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Basarnas mencari tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Sigi, Sulteng, setelah kehabisan logistik makanan.
India dan China sepakat mengupayakan penyelesaian sengketa perbatasan serta menjaga perdamaian dan ketenangan di kawasan Himalaya.
Basarnas memusatkan pencarian jurnalis hilang di Sektor X selatan Gunung Anak Krakatau dengan area pencarian mencapai 6.024 NM persegi.
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.