Polda DIY Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan
Polda DIY menyelidiki dugaan malapraktik RSUD Prambanan. Lima saksi diperiksa termasuk tenaga medis dan keluarga korban.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Masyarakat Kulonprogo diminta waspada menghadapi sejumlah potensi bencana alam yang mungkin timbul di tengah cuaca yang tak menentu. Tak hanya antisipasi pohon tumbang, masyarakat pesisir juga diimbau berhati-hati bila sewaktu-waktu terjadi gelombang tinggi.
Pejabat (PJ) Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana menerangkan cuaca tidak menentu memang tengah melanda sejumlah wilayah, tidak hanya di Kulonprogo maupun DIY namun berbagai wilayah di Indonesia. Menghadapi situasi ini, Saktiyana meminta warga untuk melakukan mitigasi bencana mulai dari lingkungan sekitar.
"Bulan Juni ini mestinya sudah masuk bulan tidak hujan, namun curah hujan sekarang masih cukup tinggi disertai angin, barangkali disertai petir dan sebagainya. Kami mengimbau masyarakat untuk waspada dan melakukan mitigasi di wilayahnya masing-masing," ujarnya pada Selasa (14/6/2022).
BACA JUGA: Hore! Jokowi Putuskan Harga Tiket Candi Borobudur Batal Naik, Kuota Dibatasi
Saktiyana memisalkan, bila di samping kanan kiri rumahnya ada pohon yang besar apalagi pohon tua, ia meminta warga dapat melakukan pemangkasan. "Tidak perlu ditebang, tapi dilakukan pemangkasan agar supaya lebih aman ketika sewaktu-waktu terjadi angin dan hujan yang deras," terangnya.
Lebih lanjut Saktiyana menjelaskan bila tim BPBD Kulonprogo dapat melakukan pemangkasan pohon rawan di sejumlah fasilitas publik. Namun demikian, untuk menjangkau hingga ke pelosok-pelosok, keterlibatan warga diperlukan.
"Kalau untuk di tempat-tempat umum itu kita tentu bisa membantu dari BPBD, tapi sampai ke pelosok-pelosok desa tentu masyarakat diharapkan bisa berpartisipasi, saling gotong royong untuk membantu tenaganya. Agar supaya pohon-pohon yang tinggi yang besar apalagi pohon yang tua ini bisa dikurangi dahan-dahannya," tandasnya.
Di sisi lain, Saktiyana juga mewanti-wanti masyarakat di pesisir Kulonprogo selama cuaca tidak menentu tengah terjadi. Ia meminta warga mengungsi atau melakukan evakuasi bila gelombang air laut tinggi. Ia juga meminta nelayan Kulonprogo berhati-hati saat melaut. "Kalau ada gelombang tinggi masyarakat bisa evakuasi atau mengungsi," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY menyelidiki dugaan malapraktik RSUD Prambanan. Lima saksi diperiksa termasuk tenaga medis dan keluarga korban.
Jadwal KA Bandara YIA 17 Juni 2026 lengkap reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan dari Tugu Jogja dan YIA terbaru.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Juni 2026 lengkap lokasi, syarat, dan layanan terbaru. Perpanjang SIM lebih mudah dan cepat.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Rabu 17 Juni 2026 lengkap. Cek jam berangkat, tips tiket, dan info terbaru.
Jadwal SIM keliling Jogja 17 Juni 2026 di Godean. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM terbaru.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini cerah berawan dengan suhu hingga 32°C. BMKG imbau waspada perubahan cuaca lokal.