Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Selasa 23 Juni 2026 Lengkap
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 23 Juni 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Pelantikan sayap Partai Ummat dari kalangan perempuan di kantor DPW Ummat, Minggu (19/6/2022)-Harian Jogja/Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Selain kalangan milenial, komunitas ibu-ibu atau populer dengan sebutan emak-emak diperkirakan bakal menjadi motor penggerak pemenangan parpol di 2024. Sejumlah parpol pun banyak yang mulai mengaktifkan kembali gerakan sayap parpol dari kalangan emak-emak, salah satunya partai besutan Amien Rais yaitu Partai Ummat.
Ketua DPW Permata Ummat DIY Siti Muslihatun mengklaim kalangan perempuan banyak yang aktif di partainya. Menurutnya kondisi itu menjadi langkah positif karena emak-emak sangat potensial dalam menggaet sekaligus memobilisasi kelompok menuju pemenangan. Emak-emak akan menjadi motor penggerak dalam perolehan suara di Pemilu 2024.
"Justru yang paling aktif berkegiatan yang banyak perempuan dan lebih mudah menggaet dan memobilisasi suara. Sehingga perempuan ini bisa menjadi motor penggerak," katanya di sela-sela pelantikan DPW Permata Ummat dan Garda Ummat di Kantor DPW Partai Ummat DIY, Minggu (19/6/2022).
BACA JUGA: Harga Pangan di Jogja Makin Mahal, Cabai Tembus Rp100.000 per Kilogram
Ia memastikan keterwakilan perempuan sudah melebihi 30%, bahkan untuk pencalegan ditargetkan lebih dari 30% yang ikut serta dalam Pileg 2024. Menurutnya perempuan dari partainya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari dosen, tenaga kesehatan, dokter hingga aktivis perempuan.
"Kami yakin keterwakilannya di atas 30 persen, kami selalu menargetkan di atas itu. Minat untuk pencalegan sudah mulai ada, kami terus dorong kader perempuan untuk ikut caleg. Banyak dari pendatang baru tetapi semua potensial," katanya.
Ketua DPW Partai Ummat DIY Dwi Kuswantoro tak menampik bahwa perempuan akan menjadi kekuatan tersendiri di 2024. Sehingga partainya menempatkan perempuan sebagai salah satu elemen penting dalam pemenangan di 2024. Karena banyak hal yang tidak bisa dilakukan oleh kaum laki-laki namun bisa diselesaikan oleh emak-emak.
"Karena ibu-ibu ini memiliki pendekatan khusus, lebih luwes dalam hal apa pun sehingga mudah melakukan mobilisasi. Keberadaan sayap partai dari perempuan ini kami yakin bisa mendongkrak banyak suara," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 23 Juni 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Sultan HB X menerbitkan Keputusan penunjukan Paku Alam X sebagai Plh Gubernur DIY untuk menjalankan tugas harian pemerintahan dari 24 Juni hingga 1 Juli 2026.
Kortastipidkor Polri menggeledah empat lokasi di Jawa Timur terkait dugaan impor HP bekas ilegal yang berlangsung sejak 2024 hingga 2026.
Pengguna Home Charging Services PLN di Papua mencapai 47 pelanggan hingga pertengahan 2026, menandai meningkatnya minat kendaraan listrik.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Kenduri Jenang Suran di Pringgokusuman kembali digelar sebagai tradisi syukur Tahun Baru Jawa sekaligus upaya melestarikan budaya Kota Jogja.