Jogja Expo 2026 Catat Potensi Perputaran Ekonomi Rp25 Miliar
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Jogja mengeluarkan inovasi layanan dengan nama Manten Anyar Tercatat Mendapat Empat Dokumen (MANTAP) dan Manten Anyar Entok Telu (MANTUL). Dengan layanan ini, pengantin akan mendapatkan sejumlah dokumen kependudukan setelah menikah.
Kepala Dindukcapil Kota Jogja, Septi Sri Rejeki mengatakan, layanan itu bertujuan untuk memudahkan warga di wilayahnya dalam mendapatkan dokumen kependudukan dan perubahan data secara langsung sesaat setelah menikah.
Layanan ini sudah dimulai sejak tahun lalu. Pada layanan MANTAP, pengantin warga Kota Jogja akan mendapatkan empat dokumen langsung setelah menikah di hari itu juga. Dokumen itu antara lain Surat Nikah, Kartu Nikah, Kartu Keluarga (KK) serta KTP Elektronik dengan status yang sudah berubah.
Sementara untuk layana MANTUL, bisa didapatkan di beberapa gereja sesuai dengan lokasi pernikahan. Pihak pengantin nantinya akan mendapatkan Surat Nikah, Kartu Keluarga (KK) serta KTP Elektronik di hari pernikanan.
BACA JUGA: Beli Pertalite Pakai Aplikasi Perlu Disosialisasikan Maksimal ke Warga Jogja
"Mantap ini kerjasama dengan Kementrian Agama di masing-masing Kemantren. Sampai saat ini berjalan dengan lancar dan status dalam perkawinan dalam KK sudah langsung bisa tercatat. Kami selalu membuat inovasi dengan bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus surat-surat dokumen," katanya, Rabu (29/6/2022).
Septi menambahkan, dengan layanan itu masyarakat hanya perlu mengirim berkas dokumen melalui aplikasi perpesanan WhatsApp yang nantinya akan langsung diterima oleh petugas di kantor urusan agama. Selanjutnya dokumen tersebut akan diserahkan oleh petugas di kantor urusan agama kepada pihak Dindukcapil Kota Jogja untuk segera diproses pencatatannya.
''Setelah itu bidang capil akan memproses terkait dengan catatan pernikahan dan bidan kependudukan menerbitkan KK dan KTP yang tertulis sudah kawin atau menikah,'' ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Nonmuslim bisa menjadi petugas haji di embarkasi dan debarkasi. Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan tujuan kebijakan tersebut.
Dokter UNS membagikan cara menjaga kesehatan anak saat musim peralihan, mulai dari asupan bergizi, kebersihan hingga imunisasi.
Hashim Djojohadikusumo menyebut pajak digital, termasuk e-commerce dan fintech, mulai dipungut 9 November 2026.
Pemkab Sleman meluncurkan Venue Sleman untuk mempermudah pemesanan dan pembayaran retribusi fasilitas olahraga secara digital.
BNPT mengukuhkan 50 Duta Damai di Sumatera Utara. Mereka dibekali keterampilan digital untuk menangkal intoleransi dan radikalisme.