Advertisement

Honorer Lolos Passing Grade di Gunungkidul Harus Jadi Prioritas P3K

David Kurniawan
Minggu, 03 Juli 2022 - 16:17 WIB
Bhekti Suryani
Honorer Lolos Passing Grade di Gunungkidul Harus Jadi Prioritas P3K Ilustrasi. - ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Rekrutmen P3K di 2021 masih banyak catatan yang belum diselesaikan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto.

Menurut dia, tahun lalu ada rekrutmen ada pembukaan sebanyak 1.258 formasi. Meski demikian, tidak semua formasi terisi karena yang diterima menjadi P3K hanya 907 orang.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Sisanya 351 formasi masih kosong hingga sekarang. Harusnya ini juga diusulkan kembali untuk pengisian,” katanya, Minggu (3/7/2022).

Aris tak menampik permasalah juga terjadi pada honorer lolos passing grade. Sesuai dengan esuai dengan Permenpan-RB No.20/2022 ada potensi honorer yang lolos passing grade dalam seleksi di 2021 bisa diterima sebagai P3K tanpa jalur tes.

Total ada 243 honorer yang lolos passing grade, tapi hingga sekarang belum ada kepastian kapan akan diterima sebagai P3K. Menurut dia, sudah ada upaya koordinasi dengan Pemkab Gunungkidul agar peraturan menter ini bisa direalisasikan. “Harusnya bisa jadi prioritas karena langsung ditempatkan sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki,” katanya.

BACA JUGA: Harga Bawang Merah Masih Mahal

Aris berharap agar honorer yang lolos pasing grade bisa segera menyusul ratusan sejawatnya yang terlebih dahulu diangkat sebagai P3K. “Ya kalau tidak serentak bisa seperti skema yang diutarakan Pemerintah Pusat. Kalau ada guru PNS yang pensiun, penggantinya bisa menggunakan honorer yang lolos passing grade,” katanya.

Disinggung mengenai kemunculan honorer passing grade, ia mengakui ada sejak rekrutmen P3K di 2021. Pada saat itu, Pemerintah Pusat menetapkan syarat batas minimal nilai sehingga yang memenuhi bisa menjadi P3K.

Meski demikian, sambung Aris, honorer lolos passing grade lebih banyak ketimbang formasi yang dibuka sehingga pengisian dipilih yang memiliki nilai tertinggi. Dia mencontohkan, ada pembukaan lowongan Pendidikan Guru Agama Islam 3 formasi. Sedangkan yang lolos pasing grade ada lima. Maka yang dipilih tiga orang dengan nilai terbaik, sedangkan duanya belum bisa masuk karena keterbatasn formasi.

“Sesuai dengan peraturan menteri ini, maka yang lolos passing grade bisa diterima P3K tanpa jalur tes lagi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Motor Ditemukan di Pasar, Gadis Asal Boyolali Akhirnya Pulang ke Rumah

News
| Selasa, 31 Januari 2023, 13:57 WIB

Advertisement

alt

Cacing-cacing di Terowongan Terbengkalai Ini Memancarkan Cahaya Biru di Malam Hari

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 11:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement