Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Caption: Suahasil Nazara (ketiga dari kanan) secara resmi melakukan penandatanganan penanda aset Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di YIA, Kulonprogo, Kamis (7/7/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO—Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI, Suahasil Nazara secara resmi menandatangani penanda aset Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pembangunan fasilitas perkeretaapian Yogyakarta International Airport (YIA) dan underpass YIA. Kedua fasilitas yang dibangun dengan SBSN ini telah selesai dan mulai dimanfaatkan masyarakat.
"Penandaan aset ini kami lakukan sehubungan dengan dua project, yaitu pertama underpass sepanjang 1,3 km dan yang kedua jalur kereta, rel, dan fasilitasnya sepanjang 5,3 km menghubungkan YIA dengan konektivitas sistem perkeretaapian," kata Suahasil di YIA, Kulonprogo, Kamis (7/7/2022).
Lantaran proyek-proyek tersebut dibangun melalui pembiayaan SBSN, maka dilakukan penanda aset SBSN. Suahasil menjelaskan aset tersebut ketika diterbitkan SBSN, dicantumkan sebagai proyek yang dibangun menggunakan SBSN.
"Di dalam tata kelola SBSN, kami menerbitkan surat berharga yang berbasiskan prinsip Syariah, dan memang diperlukan adanya project yang didaftarkan atau sering disebut underlying. Karena project underlying-nya sudah selesai maka kita tandai," katanya.
BACA JUGA: Istri Mendadak Hilang saat Ditinggal Mandi, Suami Lapor Polisi
Penerbitan SBSN diterangkan Suahasil merupakan salah satu cara melaksanakan pembiayaan untuk pembangunan Indonesia. Suahasil menambahkan bila mekanisme SBSN, proyek atau underlying-nya tersebar di seluruh wilayah Indonesia. "Proyek-proyek banyak sekali yang dibangun menggunakan alat SBSN tersebut, ada dari Sabang sampai Merauke di 34 provinsi, sebagian ada DIY," jelasnya.
"Ini akan kami selesaikan, kami lakukan dan kami pastikan nanti dia bermanfaat untuk masyarakat. Sehingga ini menjadi salah satu bentuk penggunaan hutang yang produktif. Hutang yang memiliki manfaat maksimal bagi masyarakat."
Dari pantaun Suahasil, banyak masyarakat yang sudah menggunakan kereta api untuk pergi ke YIA maupun dari YIA ke tujuan lainnya. "Ini sudah dipakai, ini berarti sudah memberikan manfaat yang maksimal," ujarnya.
"Kami berharap ini akan terus dimanfaatkan dan memberikan kemanfaatan yang maksimal bagi masyarakat. Underpass saat ini sudah dipakai dan itu mempersingkat waktu perjalanan memberikan akses yang lebih baik," tambahnya.
BACA JUGA: Ternak Mati akibat PMK di Kulonprogo Terus Bertambah, Ini Datanya
Lebih lanjut, Suahasil berharap proyek ini akan terus berkembang. Nantinya proyek yang dinilai baik dan memberikan manfaat maksimal akan dibiayai dengan SBSN dan skema penggaran lainnya.
Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X yang membacakan sambutan Gubernur DIY, menuturkan pembangunan jalur kereta api dan YIA merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari YIA. Pembangunan jalur tersebut disebutkan untuk mendukung konektivitas dan integrasi antar moda transportasi yang baik.
"Sebagaimana diketahui pembangunan jalur kereta api - YIA dibiayai oleh SBSN yang saat ini menjadi salah satu instrumen fiskal yang strategis dan inovatif. Kami mewakili pemerintah daerah dan warga masyarakat DIY mengucapkan terima kasih atas besarnya dukungan dan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan proyek kereta bandara YIA yang dibiayai oleh SBSN," katanya.
Selanjutnya, sosialisasi dan promosi layanan kereta api bandara ini dinilai perlu diadakan untuk mengoptimalkan pemanfaatannya. "Pemerintah DIY siapa bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan pelayanan kereta bandara YIA oleh masyarakat," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.