Pria Berinisial S Rusak Palang Pintu KA dan Tantang Petugas di Sleman
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.
Suasana kantor J&T setelah dibobol maling, Sabtu (16/7)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Kantor jasa pengiriman barang dan dokumen di Sentolo dibobol pencuri, Sabtu (16/7/2022). Pencuri yang diduga masuk lewat plafon berhasil menggondol uang jutaan rupiah yang berada di kantor.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, IPTU I Nengah Jeffry mengatakan pencurian itu terjadi di Kantor J&T DP Sentolo, Jalan Jogja-Wates Km.18, Sentolo, Sabtu pukul 07.30 WIB ,
Pencurian itu awalnya diketahui oleh seorang karyawan yang terkejut saat masuk ke dalam dan mendapati ruangan dalam keadaan kotor akibat guguran jebolan eternit," ucap dia, Minggu (17/7/2022).
BACA JUGA: Kondisi Transmigran Kulonprogo di Sulawesi, Pemkab: Pemasaran Hasil Panen Jadi Kendala
Setelah itu, saksi lantas memberitahukan situasi tersebut ke Whatsapp grup karyawan J&T. Barulah setelah itu, para karyawan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sentolo. "Dari hasil rekaman CCTV, serta pengecekan ada barang yang hilang yakni berupa uang tunai sejumlah kurang lebih Rp1,1 juta," ujar dia.
Diduga pelaku masuk dengan cara membuka atap atau genting kantor untuk selanjutnya menjebol eternit dan masuk ke dalam ruang bagian depan kantor J&T. Setelah berhasil masuk pelaku lantas melakukan aksinya.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa tersangka merupakan laki-laki dengan ciri-ciri umur sekitar 40 tahun. Saat beraksi, dia mengenakan kaus lengan panjang warna terang motif garis dan celana pendek warna gelap masih dalam penyelidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.
Pembangunan Gerbang Tol Trihanggo Tol Jogja-Solo terus dikebut. Gerbang ini akan mengusung siluet Ratu Boko dan ornamen aksara Jawa.
Sekitar 200 warga binaan Gunungkidul akan difasilitasi mengikuti Kejar Paket A, B, dan C sebagai bekal kembali ke masyarakat.
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.