Advertisement

Sultan Tegaskan Stok Pangan Masih Cukup, DIY Bahkan Surplus Beras

Sunartono
Senin, 18 Juli 2022 - 14:57 WIB
Budi Cahyana
Sultan Tegaskan Stok Pangan Masih Cukup, DIY Bahkan Surplus Beras Pedagang beras di Pasar Prawirotaman melayani pembeli, Senin (29/3/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X menegaskan persediaan pangan di DIY masih cukup untuk memenuhi kebutuhan. Bahkan, provinsi ini mengalami surplus beras. Penegasan itu disampaikan Sultan di tengah potensi kenaikan harga pangan sebagaimana diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sultan mengatakan DIY surplus beras karena angka panen lebih tinggi dibandingkan dengan kebutuhan setiap tahun.

BACA JUGA: Wanti-Wanti Sri Mulyani: Harga Pangan Akan Terus Naik

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

“Di DIY itu ketahanan pangan tercukupi karena kebutuhan beras hanya 670.000 ton tetapi produk awal tahun kemarin di atas 870.000 ton. Jadi sebetulnya sisa. Tetapi yang sering terjadi yang dibawa keluar yang baik yang masuk kualitas KW lebih rendah, ini yang masalah,” kata Sultan dalam Festival Lumbung Mataram yang dipantau Harian Jogja melalui Youtube Humas Jogja, Minggu (18/7/2022).

Sultan menambahkan Pemda DIY mendapatkan banyak masukan dari masyarakat agar produk yang dikonsumsi berkualitas, baik beras maupun sayuran. Oleh karena itu HB X sempat meminta kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY untuk mendata produk pangan, terutama sayuran, yang masuk ke Jogja.

HB X menegaskan Pemda DIY siap menggelontorkan APBD untuk mendukung upaya pemenuhan pangan lokal yang mampu menopang ekonomi. Ia mengajak masyarakat DIY mengonsumsi pangan lokal karena saat ini sudah bermunculan modifikasi makanan berbahan pangan lokal.

BACA JUGA: Ada Gelombang Tinggi, Sebagian Wisatawan Batalkan Kunjungan ke Bantul

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Sugeng Purwanto mengatakan DIY berupaya memaksimalkan potensi pangan lokal melalui diversifikasi pangan untuk mencegah krisis pangan.

Sugeng mengatakan generasi milenial memiliki peran penting dalam upaya membantu ketahanan pangan. Hingga 2021 ini sudah terdapat 1.000 petani milenial di DIY. Mereka diharapkan membantu kemudahan pada penyediaan layanan pemasaran pangan.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Demi Prabowo, Gerindra Siap Lawan Anies Baswedan di Pilpres 2024

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 16:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement