Advertisement

Satu Haji Asal Playen Gunungkidul Pulang Lebih Cepat karena Masalah Mental

David Kurniawan
Senin, 25 Juli 2022 - 12:37 WIB
Budi Cahyana
Satu Haji Asal Playen Gunungkidul Pulang Lebih Cepat karena Masalah Mental Ilustrasi - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Rombongan jamaah haji asal Gunungkidul direncanakan pulang ke Tanah Air pada Sabtu (30/7/2022) besok. Meski demikian, jemaah yang terdiri atas 184 orang ini tidak pulang secara bersamaan karena ada satu orang yang pulang lebih cepat karena masalah kesehatan mental.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Gunungkidul, Taufik Ahmad Soleh mengatakan, penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar. Sebanyak 184 orang asal Gunungkidul mampu menyelesaikan tahapan ibadah haji secara menyeluruh.

BACA JUGA: Dear Moms, Cermati Tips Tingkatkan Kualitas Pola Asuh Anak Berkualitas

Jamaah ini tergabung dalam kloter 21 SOC dijadwalkan sampai Indonesia pada Sabtu (30/7/2022) pagi. Taufik mengatakan Jemaah tidak pulang secara bersama-sama karena ada satu haji yang pulang lebih cepat. Satu jamaah asal Kapanewon Playen ini dipulangkan karena alasan kejiwaan sehingga tidak dibarengkan dengan jamaah lainnya.

“Fisiknya sehat, tapi ada gangguan dari sisi mental. Di DIY, ada beberapa jamaah yang mengalami gejala sama dan salah satunya berasal dari Gunungkidul sehingga dipulangkan lebih awal,” kata Taufik, Senin (25/7/2022).

Ia memastikan haji yang pulang lebih awal juga telah menyelesaikan ibadah haji secara menyeluruh bersama-sama dengan jamaah lainnya. “Memang tinggal menunggu kepulangan. Namun karena alasan tertentu, maka ada yang dipulangkan lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan,” katanya.

BACA JUGA: Mendesak! Investor Diarahkan Tanamkan Modal untuk Parkir Vertikal di Jogja

Kepala Kemenag Gunungkidul Sa’ban Nuroni mengatakan jemaah asal Gunungkidul yang berjumlah 184 orang terdiri dari jemaah perempuan sebanyak 97 orang dan laki-laki 87 orang. Menurut dia, sebelum pelaksanaan ibadah sudah dilakukan persiapan sehingga lancar saat menjalani ibadah.

“Sebelum berangkat juga ada tes Corona untuk memastikan jemaah tidak terinfeksi virus. Alhamdulillah saat berangkat semua dinyatakan negatif,” katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Istri di China Menuntut Selingkuhan Suaminya Senilai Rp8,2 Miliar

News
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Tiket Masuk Borobudur dan Pulau Komodo Naik, Sandiaga Uno: Tidak Semua Tiket Destinasi Naik!

Wisata
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement