Modus Penipuan Proyek Koperasi Merah Putih Terungkap di Gunungkidul
Modus penipuan berkedok pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ditemukan di sejumlah kalurahan Gunungkidul. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Ilustrasi/Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Rombongan jamaah haji asal Gunungkidul direncanakan pulang ke Tanah Air pada Sabtu (30/7/2022) besok. Meski demikian, jemaah yang terdiri atas 184 orang ini tidak pulang secara bersamaan karena ada satu orang yang pulang lebih cepat karena masalah kesehatan mental.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Gunungkidul, Taufik Ahmad Soleh mengatakan, penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar. Sebanyak 184 orang asal Gunungkidul mampu menyelesaikan tahapan ibadah haji secara menyeluruh.
BACA JUGA: Dear Moms, Cermati Tips Tingkatkan Kualitas Pola Asuh Anak Berkualitas
Jamaah ini tergabung dalam kloter 21 SOC dijadwalkan sampai Indonesia pada Sabtu (30/7/2022) pagi. Taufik mengatakan Jemaah tidak pulang secara bersama-sama karena ada satu haji yang pulang lebih cepat. Satu jamaah asal Kapanewon Playen ini dipulangkan karena alasan kejiwaan sehingga tidak dibarengkan dengan jamaah lainnya.
“Fisiknya sehat, tapi ada gangguan dari sisi mental. Di DIY, ada beberapa jamaah yang mengalami gejala sama dan salah satunya berasal dari Gunungkidul sehingga dipulangkan lebih awal,” kata Taufik, Senin (25/7/2022).
Ia memastikan haji yang pulang lebih awal juga telah menyelesaikan ibadah haji secara menyeluruh bersama-sama dengan jamaah lainnya. “Memang tinggal menunggu kepulangan. Namun karena alasan tertentu, maka ada yang dipulangkan lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan,” katanya.
BACA JUGA: Mendesak! Investor Diarahkan Tanamkan Modal untuk Parkir Vertikal di Jogja
Kepala Kemenag Gunungkidul Sa’ban Nuroni mengatakan jemaah asal Gunungkidul yang berjumlah 184 orang terdiri dari jemaah perempuan sebanyak 97 orang dan laki-laki 87 orang. Menurut dia, sebelum pelaksanaan ibadah sudah dilakukan persiapan sehingga lancar saat menjalani ibadah.
“Sebelum berangkat juga ada tes Corona untuk memastikan jemaah tidak terinfeksi virus. Alhamdulillah saat berangkat semua dinyatakan negatif,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Modus penipuan berkedok pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ditemukan di sejumlah kalurahan Gunungkidul. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut pendekatan deep learning dapat meningkatkan minat baca, literasi siswa, dan memperkuat peran perpustakaan sekolah
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi pembacokan di depan SMAN 3 Jogja. Polisi mengungkap korban tewas akibat luka bacok di dada kanan atas.
Muhammad Tahir resmi berpisah dengan PSS Sleman setelah membantu Super Elja promosi ke Super League musim 2025/2026.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.