Advertisement

Mendesak! Investor Diarahkan Tanamkan Modal untuk Parkir Vertikal di Jogja

Yosef Leon
Senin, 25 Juli 2022 - 08:27 WIB
Arief Junianto
Mendesak! Investor Diarahkan Tanamkan Modal untuk Parkir Vertikal di Jogja Ilustrasi suasana TKP ABA. - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA -- Dengan luas wilayah yang minim, sektor perparkiran menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.

Pertumbuhan pariwisata dan pesatnya pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah dan DIY disinyalir bakal membuat lonjakan kendaraan yang masuk dan melintas di Jogja, sehingga membutuhkan pengelolaan parkir yang optimal.

Koordinator Kelompok Substansi Penanaman Modal 2 Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jogja, Nitya Raharjanta mengatakan pihaknya saat ini tengah memaksimalkan agar para investor berniat untuk menanamkan modal di bidang pengelolaan parkir vertikal di Kota Jogja.

BACA JUGA: Pengadaan Barang dan Jasa Wajib Berfaedah bagi Masyarakat

Menurutnya, dengan kapasitas wilayah yang minim serta pertumbuhan pariwisata yang cukup pesat tentunya sarana dan prasarana pendukung mesti kian dimaksimalkan.

"Kami memang mendorong agar investor ini mau menanam modal di bidang parkir vertikal untuk mendukung Jogja sebagai daerah tujuan wisata," katanya, Minggu (24/7/2022).

Sejumlah investor disebutnya memang telah ada yang menaruh minat untuk membangun parkir vertikal di Jogja. Hanya saja, tempat yang akan dibangun masih tergolong kecil atau khusus buat sepeda motor saja. Padahal, jumlah kendaraan roda empat yang masuk ke Jogja pada saat musim liburan juga tak kalah banyak.

"Sebenarnya peminatnya masih belum banyak, masih satu dua saja dan itu hanya perorangan. Harapannya kalau misalkan dari visibilitas oke silahkan saja masuk. Yang pasti kita akan selalu upayakan potensi parkir vertikal ini berkembang ke depannya," jelas dia.

Saat ini pengelolaan parkir vertikal memang masih terbatas di Jogja. Misalnya saja di kawasan Abu Bakar Ali, PKU Muhammadiyah, Ramai Mal, dan kompleks Balai Kota Jogja. Padahal melihat potensi dan perkembangannya, sektor ini disinyalir akan cukup menjanjikan ke depannya.

"Kami akan usahakan untuk menata baik dari sisi regulasi dan tindak lanjut sehingga lebih menarik lagi ke depan bagi investor," imbuhnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Istri di China Menuntut Selingkuhan Suaminya Senilai Rp8,2 Miliar

News
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Tiket Masuk Borobudur dan Pulau Komodo Naik, Sandiaga Uno: Tidak Semua Tiket Destinasi Naik!

Wisata
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement