Advertisement

Bank Sampah Ditargetkan Berdiri di Semua RW di Jogja

Yosef Leon
Selasa, 26 Juli 2022 - 16:07 WIB
Budi Cahyana
Bank Sampah Ditargetkan Berdiri di Semua RW di Jogja Warga beraktivitas di salah satu bank sampah di Kota Jogja belum malam ini. Pemerintah setempat menargetkan pendirian bank sampah bisa terwujud di seluruh RW. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja menargetkan bank sampah di wilayahnya terus tumbuh seiring dengan potensi pengolahan sampah yang cukup menjanjikan untuk diolah menjadi berbagai produk baru. Ke depan, seluruh RW di Kota Jogja ditargetkan telah mempunyai bank sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja Sugeng Darmanto mengatakan sedikitnya 619 bank sampah sudah dibentuk di Kota Jogja. Keberadaan bank sampah disebutnya cukup efektif dalam memilah sampah dan meminimalkan sampah yang dibuang ke tempat penampungan akhir (TPA).

BACA JUGA: Suporter Bola Bikin Rusuh di Jogja, Sultan: Kenapa Kekerasan Selalu Terjadi?

“Targetnya semua RW memiliki bank sampah. Kami berupaya untuk lebih meningkatkan pengelolaan sampah dari hulu, terutama yang organik,” kata Sugeng, Selasa (26/7/2022).

Menurut Sugeng, ratusan bank sampah yang sudah berdiri di Jogja saat ini didorong untuk membuat lubang resapan biopori sederhana untuk pengolahan sampah organik. “Kami akan mendorong anggota bank sampah membuat biopori karena itu yang paling mudah, biaya ringan dan pemeliharaan gampang,” ujar dia.

Sekretaris Daerah Kota Jogja Aman Yuriadijaya menyebut pemerintah akan memperkuat komunikasi dengan perangkat kewilayahan agar operasional bank sampah bisa lebih optimal. Kelurahan dan kemantren pun diminta bersama-sama untuk mengembangkan bank sampah.

BACA JUGA: Dapur Umum Buruh Gendong Jogja Dijadikan Sengketa, Komisi Informasi Teruskan Persoalan ke Pusat

“Kami juga mendorong bank sampah tidak hanya mengelola sampah anorganik. Tapi juga yang organik karena mayoritas sampah keluarga adalah sampah organik. Kami juga menunggu kesiapan DLH menyangkut gerakan biopori rumah tangga anggota bank sampah,” katanya.

Dia menambahkan forum bank sampah tentunya akan meningkatkan nilai tambah dari sampah dengan aneka ragam produk olahanya. DLH setempat juga berencana membuat wadah produk hasil pengolahan sampah untuk mengatasi kendala pemasaran. Produk dari hasil pengolahan sampah dari masyarakat bisa ditampilkan bersama forum bank sampah lain yang akan dipasarkan secara digital.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Uang Baru Diluncurkan, Ganjar Terima Duit dengan Nomor Cantik

News
| Kamis, 18 Agustus 2022, 16:47 WIB

Advertisement

alt

Paspor Indonesia Tanpa Kolom Tanda Tangan untuk Permohonan Visa Jerman Tetap Diproses

Wisata
| Kamis, 18 Agustus 2022, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement