Houthi Serang Kilang Minyak Aramco, Arab Saudi Hadapi Ancaman Baru
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA--Disdikpora DIY memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah jalan terus meski ada klaster Covid-19 di sekolah. Sekolah diminta untuk memperketat penerapan protokol kesehatan.
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan terkait adalah klaster Covid-19 di SMA Debritto, Sleman sudah dilakukan penanganan dengan baik. Beberapa siswa yang terkonfirmasi positif ditempatkan di isolasi terpadu. Sebagian besar mereka tanpa gejala. “Jadi itu merupakan hasil skrining dan memang semua tanpa gejala,” katanya, Selasa (26/7/2022).
Terkait munculnya lagi klaster di sekolah saat PTM ini ia meminta agar sekolah lebih meningkatkan kehati-hatiannya dalam menerapkan prokes. Tidak ada perubahan aturan dan PTM tetap diberlakukan 100%, namun ia meminta agar prokes diperketat. Siswa maupun guru yang terpapar harus diliburkan sementara sampai batas waktu tertentu.
BACA JUGA: Polisi Tetapkan Lima Tersangka Rusuh Suporter Jogja-Solo
“Tidak harus kemudian sekolah ditutup, ya hanya yang terkonfirmasi positif itu saja yang libur. Kalau misalnya dalam satu kelas itu yang positif banyak atau mayoritas ya satu kelas itu saja yang diliburkan sementara,” katanya.
Didik mengatakan munculnya klaster PTM itu merupakan hasil skrining yang dilakukan kabupaten dan kota dengan menyasar jenjang SMA/SMK. Skrining ini dilakukan untuk deteksi dini dalam pencegahan penularan. Adapun jumlah yang diskrining total 10% dari jumlah keseluruhan siswa. “Maka kemudian ditemukan ada klaster itu, ya sudah dilakukan penanganan saat ini, berjalan baik,” ucapnya.
Jawatannya masih menunggu keputusan dari pusat maupun dinas terkait pemberian booster bagi pelajar usia 18 tahun ke bawah atau duduk di bangku SMA/SMK. Ia menilai jika sudah ada kebijakan pemberian booster bagi anak di bawah 18 tahun, saat ini menjadi momentum tepat karena PTM sudah dimulai dan pembelajaran dilakukan di sekolah.
“Siswa yang di atas 18 tahun sudah pada lulus, yang kelas 12 sebagian kecil yang sudah 18 tahun. Kami saat ini masih menunggu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.