Advertisement

Pakar: Asupan Protein Hewani Paling Dibutuhkan untuk Cegah Stunting

Sunartono
Kamis, 04 Agustus 2022 - 05:47 WIB
Sirojul Khafid
Pakar: Asupan Protein Hewani Paling Dibutuhkan untuk Cegah Stunting Ilustrasi telur ayam. - Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJAProtein hewani memiliki banyak kandungan yang dibutuhkan untuk asupan pencegahan stunting. Akan tetapi, persentase masyarakat Indonesia dalam mengonsumsi protein masih rendah dibandingkan sejumlah negara tetangga. 

Pakar Gizi Profesor, Sandra Fikawati, menyatakan konsumsi protein hewani di Indonesia masih tergolong rendah. Berdasarkan data Food and Agriculture (FAO) 2017, total konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia hanya 8%. Angka tersebut berbeda signifikan dibandingkan Malaysia dan Thailand yang tingkat konsumsi protein hewani mencapai 30% dan 24%. Padahal protein hewani sangat dibutuhkan untuk pencegahan stunting. 

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Stunting menjadi masalah genting sebab memiliki dampak jangka panjang yang berkontribusi pada produktivitas ekonomi dan pertumbuhan negara. Padahal salah satu pencegahannya dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung protein hewani,” katanya dalam diskusi daring bertajuk Penuhi Asupan Protein Hewani, Sambut Generasi Bebas Stunting, Rabu (3/8/2022). 

BACA JUGA: 6 Warga Solo Meninggal Akibat DBD

Ia menjelaskan protein hewani, selain mengandung asam amino esensial lebih lengkap dan lebih banyak dibandingkan protein nabati, juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang beragam. Selain itu memiliki kualitas yang lebih baik untuk mendukung daya tahan tubuh manusia. Oleh karena itu, sangat penting mengkonsumsi makanan yang mengandung protein hewani setiap harinya. 

Terkait pencegahan stunting, asupan protein hewani tidak hanya dibutuhkan oleh anak-anak di masa pertumbuhan, namun juga harus dicukupi sejak awal di 1.000 hari pertama kehidupan yaitu sejak ibu hamil hingga anak berusia dua tahun. “Manusia membutuhkan protein yang terdiri atas asam amino sebagai zat pembangun tubuh. Tubuh manusia membutuhkan sebanyak 20 jenis asam amino dan 9 di antaranya adalah asam amino esensial yang harus didapatkan dari makanan,” ujarnya. 

Direktur Corporate Affairs Japfa, Rachmat Indrajaya, menambahkan pemenuhan asupan protein hewani tidak harus mahal. Salah satu yang paling murah adalah telur yang juga mudah didapatkan. Ia berkomitmen untuk memberikan edukasi ke masyarakat terkait pentingnya mengonsumsi protein hewani. Terutama untuk usia anak protein hewani sangat dibutuhkan terutama masa pertumbuhan. 

“Kami juga memperhatikan penerapan standard operating procedure sehingga olahan protein hewani yang dihasilkan aman, sehat dan utuh. Kami berharap, semakin banyak masyarakat terutama untuk usia anak yang mengonsumsi protein hewani sehingga terhindar dari stunting,” katanya.

Advertisement

BACA JUGA: Salurkan Ratusan Digester Biogas, Ganjar Ingin Jateng Berdaya Soal Energi

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jadwal KRL Jogja Solo, Jumat (9/12/2022)

News
| Jum'at, 09 Desember 2022, 08:47 WIB

Advertisement

alt

Ikut Genjot Kualitas SDM Desa Wisata, Ini yang Dilakukan oleh BCA

Wisata
| Kamis, 08 Desember 2022, 23:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement