Advertisement

Pemkab Sleman Minta Gabungan Organisasi Wanita Ikut Turunkan Kasus Stunting

Abdul Hamied Razak
Selasa, 09 Agustus 2022 - 06:37 WIB
Sirojul Khafid
Pemkab Sleman Minta Gabungan Organisasi Wanita Ikut Turunkan Kasus Stunting Kustini Sri Purnomo - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sleman diminta untuk ikut menurunkan kasus stunting di Sleman. Peran aktif GOW selama ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat, khususnya kalangan ibu dan perempuan terkait pencegahan stunting.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan GOW merupakan wujud eksistensi dan kontribusi kaum perempuan di tengah masyarakat. "Mari buktikan perempuan juga bisa berperan dalam melaksanakan pembangunan di Sleman," ucapnya saat mengukuhkan Pengurus GOW Sleman periode tahun 2022-2027, Senin (8/8/2022).

Advertisement

Dalam pengukuhan tersebut, Kustini mengajak GOW berperan dalam meningkatkan kualitas perempuan Sleman untuk menurunkan angka Stunting melalui Gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "Kami berharap GOW dapat bekerjasama dengan pemerintah, baik di tingkat kabupaten, kapanewon, maupun kalurahan, dalam upaya penanganan stunting di Sleman," katanya. 

BACA JUGA: BLK Sleman Kembali Membuka Pelatihan Kerja, Catat Tanggal Pendaftarannya

Menurut Kustini, untuk penurunan kasus stunting Pemkab sejak 2021 mengimplementasikan program "Pecah Ranting Hiburane Rakyat" atau Pencegahan Rawan Stunting Hilangkan Gizi Buruk Tingkatkan Ekonomi Rakyat. Program tersebut sebagai upaya percepatan penanggulangan stunting di Sleman.

Di Sleman, kasus stunting di Sleman tinggal 6,9%. Setiap tahun Pemkab menurunkan kasus stunting dan menargetkan penurunan stunting hingga 5 persen pada 2026. "Pecah Ranting Hiburane Rakyat ini merupakan salah satu upaya kami untuk menurunkan kasus stunting di Sleman. GOW diharapkan ikut serta dalam program ini," katanya.

Upaya penurunan stunting, katanya, bisa dilakukan dengan terus membudayakan PHBS di masyarakat. Misalnya dengan pengelolaan dan pemilahan sampah rumah tangga sendiri secara mandiri. Keterlibatan GOW dalam gerakan ini dinilai penting karena jumlah penduduk perempuan di Sleman mencapai sekitar 50,5 % dari jumlah total penduduk Sleman.

BACA JUGA: Ini Upaya Disdik Sleman Cegah Adanya Pemaksaan Penggunaan Jilbab di Sekolah

Ketua GOW Sleman, Siti Purwanti, mengatakan GOW Sleman akan terus berupaya memberikan masukan dan pemikiran kepada Pemkab Sleman. Hal ini mengingat GOW merupakan mitra pemerintah untuk membantu serta mendukung kegiatan dan program pemerintah. 

GOW, lanjutnya, merupakan organisasi yang berperan untuk pemberdayaan perempuan dan mempunyai konsistensi dalam memperjuangkan peningkatan peran, kualitas dan wawasan kaum perempuan khususnya di Sleman.

"Saat ini ada 36 organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Sleman," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja
Gebyar Mualaf 2024 Digelar di Sleman

Gebyar Mualaf 2024 Digelar di Sleman

Jogjapolitan | 3 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kaesang dan Erina Habiskan Akhir Pekan dengan Mengunjungi PRJ

News
| Minggu, 14 Juli 2024, 17:47 WIB

Advertisement

alt

Bogor Punya Banyak Wisata Alam yang Layak Dikunjungi, Ini Daftarnya

Wisata
| Sabtu, 13 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement