Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Kustini Sri Purnomo/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sleman diminta untuk ikut menurunkan kasus stunting di Sleman. Peran aktif GOW selama ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat, khususnya kalangan ibu dan perempuan terkait pencegahan stunting.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan GOW merupakan wujud eksistensi dan kontribusi kaum perempuan di tengah masyarakat. "Mari buktikan perempuan juga bisa berperan dalam melaksanakan pembangunan di Sleman," ucapnya saat mengukuhkan Pengurus GOW Sleman periode tahun 2022-2027, Senin (8/8/2022).
Dalam pengukuhan tersebut, Kustini mengajak GOW berperan dalam meningkatkan kualitas perempuan Sleman untuk menurunkan angka Stunting melalui Gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "Kami berharap GOW dapat bekerjasama dengan pemerintah, baik di tingkat kabupaten, kapanewon, maupun kalurahan, dalam upaya penanganan stunting di Sleman," katanya.
BACA JUGA: BLK Sleman Kembali Membuka Pelatihan Kerja, Catat Tanggal Pendaftarannya
Menurut Kustini, untuk penurunan kasus stunting Pemkab sejak 2021 mengimplementasikan program "Pecah Ranting Hiburane Rakyat" atau Pencegahan Rawan Stunting Hilangkan Gizi Buruk Tingkatkan Ekonomi Rakyat. Program tersebut sebagai upaya percepatan penanggulangan stunting di Sleman.
Di Sleman, kasus stunting di Sleman tinggal 6,9%. Setiap tahun Pemkab menurunkan kasus stunting dan menargetkan penurunan stunting hingga 5 persen pada 2026. "Pecah Ranting Hiburane Rakyat ini merupakan salah satu upaya kami untuk menurunkan kasus stunting di Sleman. GOW diharapkan ikut serta dalam program ini," katanya.
Upaya penurunan stunting, katanya, bisa dilakukan dengan terus membudayakan PHBS di masyarakat. Misalnya dengan pengelolaan dan pemilahan sampah rumah tangga sendiri secara mandiri. Keterlibatan GOW dalam gerakan ini dinilai penting karena jumlah penduduk perempuan di Sleman mencapai sekitar 50,5 % dari jumlah total penduduk Sleman.
BACA JUGA: Ini Upaya Disdik Sleman Cegah Adanya Pemaksaan Penggunaan Jilbab di Sekolah
Ketua GOW Sleman, Siti Purwanti, mengatakan GOW Sleman akan terus berupaya memberikan masukan dan pemikiran kepada Pemkab Sleman. Hal ini mengingat GOW merupakan mitra pemerintah untuk membantu serta mendukung kegiatan dan program pemerintah.
GOW, lanjutnya, merupakan organisasi yang berperan untuk pemberdayaan perempuan dan mempunyai konsistensi dalam memperjuangkan peningkatan peran, kualitas dan wawasan kaum perempuan khususnya di Sleman.
"Saat ini ada 36 organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
The Script dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia Arena Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual mulai 21 Agustus 2026.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino