Advertisement

Kualitas UMKM di Sleman Didorong Penuhi Kapasitas Ekspor

Anisatul Umah
Minggu, 14 Agustus 2022 - 22:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Kualitas UMKM di Sleman Didorong Penuhi Kapasitas Ekspor Kustini Sri Purnomo - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN-Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan pembangunan tahap pertama Factory Kitchen yang diinisiasi Aliansi Produk Nusantara Indonesia (Aproni). Peresmian dilakukan di Kalurahan Sindumartani, Kapanewon Ngemplak, Sabtu (13/8/2022).

Ketua DPP Aproni, Suci Kuntarsih mengatakan sebagai organisasi nirlaba Aproni fokus dalam melakukan pengembangan dan pembinaan UMKM di Indonesia agar bisa naik kelas. Diharapkan dengan adanya Factory Kitchen ini bisa membantu produk UMKM mengembangankan produknya menjadi kapasitas produk layak ekspor.

"Kedepannya semoga apa yang menjadi visi misi Aproni ini dapat didukung oleh pemerintah dalam meningkatkan perekonomian negeri," ucapnya.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan pemerintah kabupaten (Pemkab) Sleman berkomitmen untuk mendukung pembangunan dan pengembangan UMKM di Sleman.

Baca juga: Mantap, Ratusan Produk UMKM DIY Kini Sudah Masuk Hotel Berbintang

Secara pribadi dan mewakili Pemkab Sleman Kustini menghaturkan terima kasih dan apresiasinya atas adanya Factory Kitchen. Diharapkan bisa mendorong pelaku UMKM di Sleman agar bisa meningkatkan kapasitasnya menjadi 'Go Export', memiliki daya saing tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional.

"Jejaring positif antara Pemkab Sleman dan Aproni ini harus terus kita tingkatkan dalam mengembangkan UMKM di DIY khususnya di Kabupaten Sleman," jelasnya.

Dia meminta agar pelaku UMKM di Sleman bisa memanfaatkan Factory Kitchen dalam hal peningkatan kualitas UMKM-nya baik dalam hal pengolahan, produksi, pengemasan maupun pemasarannya.

Lebih lanjut dia mengatakan, UMKM menjadi sektor unggulan di Sleman. Pada tahun ini Pemkab Sleman mengalokasikan anggaran pemberdayaan UMKM sebesar Rp4,7 miliar termasuk dana DAK, PUPM dan POKIR ASPIRASI.

Advertisement

Menurutnya, total UMKM di Sleman mencapai 90.267 UMKM dengan potensi produk diantaranya kuliner, kerajinan, craft dan fashion. 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kesaksian Penonton saat Tragedi Kanjuruhan, Kengerian Menyayat di Depan Mata

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 18:07 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement