3 Ruas Jalan di Gunungkidul Segera Diperbaiki, Anggaran Rp5 Miliar
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Kepala Bidang Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY Pramuji Ruswandono memastikan Pemerintah DIY berkomitmen untuk menyelesaikan masalah kelistrikan, khususnya bagi keluarga kurang mampu. Hal ini tak lepas dari adanya program Pengelolaan Ketenagalistrikan.
“Sudah dimulai sejak 2016 lalu dan masih berlangsung hingga sekarang,” kata Pramuji saat dihubungi Minggu (14/8/2022).
Dia menjelaskan, untuk tahun ini ada 1.242 sambungan rumah baru. Adapun peta sebarannya, Gunungkidul menjadi wilayah dengan sasaran program terbanyak dengan jumlah 487 sambungan. Disusul berikutnya Kulonprogo 311 sambungan, Bantul 287 sambungan dan Sleman 157 sambungan baru.
“Program ini dilaksanakan untuk memberikan kemudahan akses energi bagi masyarakat,” katanya.
Meski demikian, sambung Pramuji, tidak semua warga bisa mengikuti program ini. Pasalnya, kebijakan hanya berlaku bagi keluarga kurang mampu yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). “Jadi ada proses verifikasi sebelum instalasi dipasang dan nantinya juga mendapatkan subsidi dari PLN,” kata dia.
Baca juga: Terima Bantuan Sambungan Listrik Gratis PLN, Warga Mengaku Hidup Jadi Lebih Mudah dan Tenang
Sebelumnya diberitakan, hingga sekarang ini di Gunungkidul masih ada 328 keluarga yang belum bisa menikmati aliran listrik. Jumlah ini diketahui melalui aplikasi Sistem Informasi Kabupaten (Sikab) yang dimiliki Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul.
“Ini berdasarkan pendataan di 2021,” kata Kepala Sub Bidang Pengelolaan Data Pembangunan, Bappeda Gunungkidul, Rifai Adi Hartanto.
Dari data yang ada di Gunungkidul terdapat 143.171 rumah tangga. Pengguna listrik PLN sebanyak 141.841 rumah tangga. Meski demikian, dari jumlah ini ada 10.369 keluarga belum memiliki instalasi sendiri atau masih menyambung milik rumah warga lainnya.
Adapun warga yang menggunakan listrik non PLN ada 942 rumah tangga. Sedangkan sisanya sebanyak 328 keluarga belum mendapatkan aliran listrik sama sekali. “Untuk sebarannya ada di seluruh kapanewon di Gunungkidul, tapi dengan jumlah keluarga yang berbeda-beda,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
AS resmi larang impor robot humanoid & robot kaki empat buatan asing. FCC nilai robot ancaman keamanan nasional. China mengecam kebijakan ini!
Polresta Jogja memecah berkas 19 tersangka kasus Little Aresha Daycare menjadi dua kelompok berdasarkan dugaan peran. Jumlah korban kini mencapai 157 anak.
CEO Grammy Harvey Mason Jr. tanggapi keputusan BTS mundur dari Grammy 2027. Ia sedih tapi hormati, dan klarifikasi tujuan kategori Best Asian Pop.
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus OTT Pemalang, termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan seorang staf administrasi KPK. Penyidikan dilakukan dalam
Concacaf bergabung dengan UEFA mengkritik proposal FIFA Forward Enterprise. Transparansi dan proses konsultasi menjadi sorotan utama terhadap rencana bisnis bar