Advertisement

Cerita Heni Menggunakan BPJS Kesehatan, Beberapa Kali Gratis Operasi

Triyo Handoko
Kamis, 18 Agustus 2022 - 07:37 WIB
Sirojul Khafid
Cerita Heni Menggunakan BPJS Kesehatan, Beberapa Kali Gratis Operasi Heni Praswarti saat mengklaimkan BPJS Kesehatan untuk anaknya yang sedang operasi di RS PKU Muhammadiyah Jogja, Rabu (17/8/2022). - Harian Jogja/Triyo Handoko

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Salah satu peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Heni Praswarti, 41, beberapa kali menjalani operasi. Warga Kelurahan Pakuncen, Kemantren Wirobrajan, Jogja ini merasa terbantu lantaran biaya operasi gratis atau ditanggung BPJS Kesehatan.

Heni yang juga seorang tenaga administratif di Puskesmas Tegalrejo ini sudah tiga kali menjalani operasi. “Satu-satunya jaminan atau asuransi kesehatan yang saya pakai dan keluarga hanya BPJS Kesehatan dan terbukti sangat membantu,” kata Heni, Rabu (17/8/2022). “BPJS Kesehatan lebih komplit layanannya. Tiga operasi itu pakai BPJS semua dan gratis.”

Saat ditemui, Heni sedang mengurus penjaminan BPJS Kesehatan untuk anaknya yang sedang operasi. “Jadi anak saya ini kecelakaan saat bermain, harus operasi di dagunya karena terbentur dengan temannya,” katanya di RS PKU Muhammadiyah Jogja.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Operasi anaknya yang berumur 14 tahun dijamin keseluruhan oleh BPJS Kesehatan. “Kepesertaan anak saya mengikuti kepesertaan saya sebagai orang tua. Operasi anak saya dijamin keseluruhan, prosesnya pun mudah,” tuturnya.

BACA JUGA: Seru! Lomba 17-an, Pelaku Usaha Malioboro Pakai Seragam Sekolah

Saat ini Heni terdaftar sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan manfaat kelas 1. Setiap bulan Heni membayar iuran melalui skema pemotongan gaji dari tempatnya bekerja. Menurutnya, skema pembayaran ini memudahkan dan sederhana baginya sebagai pekerja.

Dengan iuran tersebut, ia dapat menanggung dirinya sendiri dan anggota keluarga. Ia menyebut, anaknya pun mendapatkan manfaat perawatan di kelas 1 sama seperti kepesertaan dirinya.

“Skema pembayaran iuran bisa dari pemotongan gaji. Jadi lewat kantor yang membayarnya, sederhana dan mudahnya di situ. Kami sebagai peserta juga tidak perlu repot atau takut lupa membayar, karena diurus semua oleh kantor,” ujarnya.

Menurutnya, fasilitas yang disediakan oleh rumah sakit di kelas 1 membuatnya nyaman.  “Perawatan di ruangan kelas 1 cukup nyaman, bisa dapat ruang tersendiri di rumah sakit, jadi kalau ke kamar mandi tidak ramai-ramai dan privasi lebih terjamin,” tandasnya.

Advertisement

BACA JUGA: Kereta Bandara YIA Tambah Perjalanan hingga 24 Kali Sehari

Advertisement

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Duh, Puluhan Ribu Ton Pupuk Organik di Sragen Menghilang

News
| Selasa, 27 September 2022, 14:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement