Advertisement

Pawai Porda-Peparda 2022 Dimulai dengan Menyalakan Api dari Gunung Merapi

Anisatul Umah
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 19:37 WIB
Bhekti Suryani
Pawai Porda-Peparda 2022 Dimulai dengan Menyalakan Api dari Gunung Merapi Pelepasan Kontingen Pawai Api Porda-Peparda 2022 di Situs Mbah Maridjan, Sabtu (20/8/2022)-Harian Jogja - Anisatul Umah

Advertisement

SLEMAN--Kabupaten Sleman akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY 1 sampai 9 September 2022 mendatang.

Menjelang gelaran acara, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo pagi ini Sabtu (20/8/2022) melakukan pengambilan Api dan Pelepasan Kontingen Pawai Api Porda-Peparda 2022. Api Merapi yang digunakan untuk Pawai diambil di Pendopo Situs Mbah Maridjan.

Kustini mengatakan dipilihnya Api Merapi memiliki filosofi, di mana Gunung Merapi memiliki banyak energi yang keluar. Diharapkan bisa menjadi semangat dalam penyelenggaraan Porda-Peparda 2022.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga meminta doa dan dukungan dari Juru Kunci Gunung Merapi Mas Kliwon Suraksohargo Asihono atau Mas Asih, agar pelaksanaan Porda-Peparda 2022 di Sleman bisa berjalan lancar dan sukses.

"Api ini melambangkan kehidupan, sehingga api ini diserahkan untuk dibawa kirab ke DIY. Dan di Kabupaten Sleman, dikirab 17 Kecamatan," ucapnya, Sabtu (20/8/2022).

Harapan yang sama juga disampaikan Mas Asih. Dia berharap agar Porda-Peparda 2022 bisa berjalan lancar dan panitia diberikan kesehatan semuanya. Pengambilan api dari Petilasan Mbah Maridjan ini diharapkan bisa memberikan suatu berkah, manfaat bagi warga masyarakat.

"Api dinyalakan sekitar jam 17.00 kemarin, ada Pak Lurah, ada Pak Camat dan saya sendiri. Juga dari petugas Kabupaten Sleman. Lalu kami doa bersama agar Porda bisa Rahayu Wilujeng," paparnya.

Pengambilan Api Merapi untuk Pawai Porda-Peparda 2022 menjadi peristiwa yang bersejarh. Sehingga nantinya akan dibuat semacam monumen di tempat pengambilan api.

"Sebagai sejarah ini dibikin monumen supaya nanti tetap ada, bahwa pengambilan api Porda DIY 2022 [dari sini]. Tidak dihilangkan tapi dirawat benar," lanjutnya.

BACA JUGA: Profil Mertua Arumi Bachsin, Hermanto Dardak, Korban Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Batang

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman Agung Armawanta mengatakan pawai ini melibatkan atlet-atlet legenda dari Sleman. Atlet yang terlibat dalam Porda-Peparda 2022 tidak dilibatkan dalam ceremony agar lebih fokus latihan.

Terkait pengambilan Api dari Gunung Merapi menurutnya tergantung dari penyelenggara, namun karena Sleman menjadi tuan rumah, maka eloknya api diambil dari Sleman.

"Karena yang punya Merapi kan kita di Jogja, gak elok kalau ngambil dari luar daerah. Terkait kesiapan venue akan ada [sterilisasi] ketika sudah fix venue ya kita gak akan gunakan lagi closed sementara," paparnya. (Anisatul Umah)

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Arkeolog Temukan Gigi Berusia 1,8 Juta Tahun di Georgia

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 11:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement