PSEL Mundur ke 2028, Jogja Andalkan Gerakan Mas JOS Tekan Sampah
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Ilutrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Polda DIY mengungkap jaringan peredaran ganja lintas pulau, yakni Aceh-Medan-Jogja.
Dari pengungkapan ini, polisi juga menemukan ladang ganja di wilayah Agusen, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh seluas tujuh hektare.
Pengungkapan ini berawal dari laporan warga di daerah Maguwoharjo, karena di wilayah ini kerap terjadi tindak pidana narkotika.
Berdasarkan informasi tersebut, transaksi barang terlarang itu dilakukan secara online. Kemudian polisi melakukan pengamatan pada terduga tersangka.
Direktur Resnarkoba Polda DIY, Kombes Pol Bayu Adhi Joyokusumo menjelaskan pada 18 Juli 2022 sekitar pukul 1.30 WIB, polisi menangkap seorang tersangka berinisial HP di Ngemplak.
Dari tangan HP, polisi menyita barang bukti ganja seberat 224,43 gram. Saat ditangkap, HP mengaku memesan ganja secara online melalui media sosial dan dikirim melalui ekspedisi.
"Jadi dia pesan ke media sosial, barang dikirim untuk kemudian dia mengedarkan lagi dengan sasaran pelajar dan mahasiswa di wilayah Jogja melalui media sosial juga," ucapnya dalam konferensi pers, Senin (22/8/2022).
Penyelidikan selanjutnya dilakukan bekerja sama dengan jasa ekspedisi. Paket tersebut ternyata dikirim dari wilayah Medan, Sumatera Utara.
Bermodal informasi itu, pada 5 Agustus 2022, tim Polda DIY melakukan penyelidikan hingga ke Medan.
Pada 8 Agustus 2022, sekitar jam 13.30 WIB dari hasil penyelidikan, tersangka inisial ES berhasil ditangkap beserta barang bukti ganja seberat 150,54 gram. Tersangka mengaku jika ganja tersebut diperoleh dari suruhan seseorang yang berinisial AA.
Selanjutnya tersangka berinisial AA ditangkap pada 8 Agustus 2022 sekitar pukul 13.45 WIB di Medan Petisah, Kota Medan. Tersangka AA menyebut ganja yang dikirim diperoleh dari seseorang berinisial US.
"Tersangka US ditangkap pada 8 Agustus 2022 sekitar jam 20.30 WIB di Medan Petisah, Kota Medan kemudian ditemukan barang bukti ganja sebanyak 610,54 gram," jelasnya.
Kemudian berdasarkan keterangan US, ganja diperoleh langsung dari ladang ganja di wilayah Agusen, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh. Setelah berkoordinasi dengan Polres setempat akhirnya tim memutuskan berangkat ke ladang.
"Setelah menempuh perjalanan kurang lebih delapan jam, sampailah tim di ladang seluas kurang lebih tujuh hektare. Tim melakukan pemusnahan dengan cara dibakar di lokasi, tanaman dan gubuk yang digunakan petani. Baru kembali ke Medan, membawa tersangka ke Jogja," paparnya.
Dari tujuh hektare ladang ganja ini polisi memusnahkan sekitar 70.000 batang tanaman ganja setinggi 1,5 - 2 meter, dengan berat tanaman ganja tersebut sekitar 7 ton. Barang bukti yang diamankan dari jaringan ganja lintas pulau ini menjadi yang terbesar dalam 15 tahun terakhir.
"Kami bukan bicara harga jual, dengan asumsi tujuh ton itu asumsi satu orang gunakan satu gram berarti sudah bisa kurang lebih tujuh juta anak bangsa diselamatkan dari penyalahgunaan ganja," tuturnya.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto mengatakan ganja, narkoba dan lainnya menjadi musuh bersama Polda DIY.
Menurutnya Polda DIY berkomitmen melakukan pemberantasan pada narkoba baik pemakaian dan peredaran. Yuli menyampaikan banyak orang tua yang mempercayakan Jogja sebagai tempat anaknya sekolah atau kuliah.
"Kami komitmen memberikan perlindungan pada anak-anak yang sekolah di Jogja dari gangguan narkoba. Mereka [pengedar narkoba] adalah ancaman. Saat ini kuliah sudah mulai offline, anak-anak sudah mulai masuk sekolah. Kami akan melindungi anak-anak dari gangguan narkoba dengan menindak pelaku," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Muhammadiyah Games 2026 resmi dibuka di UAD, jadi ajang pembinaan atlet dan kompetisi olahraga lintas jenjang pendidikan.
PPIH Arab Saudi siapkan skema murur haji 2026 agar lansia tak turun di Muzdalifah demi kelancaran Armuzna.
Persis Solo menang 1-0 atas Dewa United di Manahan, jaga peluang bertahan di BRI Super League 2025/2026.
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.