Advertisement
Dendam karena Istrinya Diajak Selingkuh, Pria di Kulonprogo Ajak Duel di Sawah

Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Polisi mengusut dugaan perusakan dan pengancaman di area persawahan di Kecamatan Lendah, Kulonprogo. Pelaku datang menghampiri korban di sawah dengan membawa palu serta celurit, kemudian menantang duel hingga merusak motor korban.
Kasi Humas Polres Kulonprogo Iptu Triatmi Noviartuti mengatakan insiden tersebut terjadi di persawahan Dukuh, Bumirejo, Lendah. Pada Sabtu, 13 Agustus 2022, sekitar pukul 14.00 WIB, korban berinisial TKM, 56, berada di persawahan Dukuh, dan didatangi SY, 60.
Advertisement
BACA JUGA: Main Judi Togel Online, Warga Sleman Ditangkap Polres Bantul di Angkringan Jalan Janti
SY datang dengan membawa sebilah palu dan sabit yang diselipkan di belakang tubuhnya. Dia mengajak TKM untuk berduel. "Korban tidak menanggapi, kemudian pelaku menghampiri sepeda motor Supra 125 korban dan merusaknya menggunakan palu sambil terus mengumpat," kata dia, Rabu (24/8/2022).
SY juga mengancam YKM dengan berkata, "Pokoke kowe bali sawah tak adhang, tak sengget gulumu modar, tekan kapan pokoke seh tak ancam."
BACA JUGA: Lahan Sawah Hanya 50 Hektare, Pemkot Jogja Andalkan Impor Beras
Polisi masih menyelidiki peristiwa itu. Namun berdasarkan pernyataan korban, kemungkinan pelaku dendam.
" Menurut korban pelaku kemungkinan dendam, karena dulu istri pelaku selingkuh dengan korban dan sudah diselesaikan di desa. Tapi pelaku masih dendam," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
- Baru Ada 70 Katering di Sleman Memiliki Bukti Pengolahan Pangan Aman
Advertisement
Advertisement