Advertisement

Waduh...Harga Telur di Bantul Sudah Menyentuh Rp30.000 per Kg

Lugas Subarkah
Kamis, 25 Agustus 2022 - 13:47 WIB
Bhekti Suryani
Waduh...Harga Telur di Bantul Sudah Menyentuh Rp30.000 per Kg Ilustrasi telur ayam. - Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL–Seperti di sejumlah daerah lainnya, harga telur di wilayah Bantul juga naik signifikan. Harga pakan ternak ayam hingga pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) ditengarai menjadi penyebab melonjaknya harga telur.

Salah satu pedagang sembako di Pasar Imogiri, Heni, mengatakan saat ini harga telur telah mencapai Rp30.000 per kg. "Dari harga kulakannya sudah mahal, Rp29.000. Kalau dari kandang [peternak] langsung sekitar Rp28.000," ujarnya, Kamis (25/8/2022).

Kenaikan harga telur ini menurutnya sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir, dari harga sebelumnya Rp26.000. Jika dibanding akhir Juli, kenaikan ini sangat signifikan, karena waktu itu ia masih menjual telur di harga Rp23.000.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Menurutnya, kenaikan harga telur ini bersamaan dengan pendistribusian PKH di warung yang telah ditentukan, sehingga mengurangi suplai untuk pedagang pasar. Rendahnya suplai atau pasokan telur ke pedagang pasar ini membuat harga melambung.

Selain telur, komoditas lain yang turut naik harganya yakni beras, dengan kenaikan sebesar Rp1.000 per Kg. "Sebelum PKH beras ada yang seharga Rp7.200, begitu mau PKH menjadi Rp8.200. Naiknya Rp1.000 per Kg," ungkapnya.

Selain harga yang naik, PKH menurutnya juga menyebabkan semakin berkurangnya pembeli. "Yang beli di pasar enggak ada. Karena di luar sudah dikasih itu PKH. Sepinya pol. Sangat berpengaruh untuk pedagang," kata dia.

Pedagang lain, Siddiq, mengatakan harga telur di tempatnya saat ini Rp29.000. Kenaikan harga ini terjadi dalam dua hari terakhir, dari harga sebelumnya Rp26.000. "Permintaannya juga jadi sedikit," kata dia.

BACA JUGA: Surat Permintaan Maaf Ferdy Sambo Beredar, Ini Isinya

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Bantul, Agus Sulistiyana, mengakui salah satu faktor kenaikan harga telur memang dari pendistribusian PKH. "Ya sebagiannya karena permintaan itu [untuk PKH]," katanya.

Advertisement

Di samping itu, faktor lainnya menurutnya dikarenakan harga pakan ayam hingga banyaknya permintaan telur saat ini. "Permintaan meningkat, harga pakan naik," ungkapnya. 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dijual Segera, Kerangka Dinosourus Usia 150 Tahun untuk Ruang Tamu

News
| Senin, 26 September 2022, 18:27 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement