Dewan Pendidikan DIY Soroti Dugaan Diskriminasi Siswa Non Muslim
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
UPN Veteran Yogyakarta./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN - Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) telah menetapkan tiga nama Calon Rektor UPNVY Periode 2022-2026.
Perwakilan PPR UPNVY, Joko Soesilo mengatakan penentuan nama ketiga Calon Rektor tersebut berdasarkan hasil dari rapat Sidang Tertutup Senat untuk Seleksi Calon Rektor UPNVY yang digelar pada Selasa (23/8/2022) lalu.
Ketiga nama Calon Rektor UPNVY itu, masing-masing adalah Dr. Awang Hendrianto Pratomo, Dr. Barlian Dwinagara, dan Prof. Mohamad Irhas Effendi.
BACA JUGA: Penyandang Disabilitas Juga Berkontribusi Bangun UMKM
Rapat Sidang Tertutup Senat untuk Seleksi Calon Rektor digelar secara luring dipimpin oleh Sekretaris Senat, Yanisworo Wijaya Ratih. Proses seleksi Calon Rektor UPNVY sendiri telah berjalan dua bulan sejak pendaftaran pada 27 Juni 2022.
Selanjutnya tiga nama Calon Rektor tersebut akan disampaikan oleh Senat kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
\"Ketiga calon ini sah dari hasil pemungutan suara yang diikuti oleh 30 anggota senat, anggota senat yang tidak hadir sebanyak 1 orang dikarenakan sakit,\" ucapnya.
Sebelumnya, di dalam proses seleksi para Calon Rektor UPNVY telah memaparkan komitmen, program kerja, arah tujuan kebijakan UPNVY dalam rangka mewujudkan visi, misi, dan strategi dalam Sidang Senat Terbuka.
Komitmen ini mereka sampaikan di hadapan anggota senat, Panitia Pemilihan Rektor, Kepala Biro Umum dan Keuangan, Wakil Koordinator Universitas dan Fakultas serta ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas, hingga para Ketua BEM Fakultas.
\"Seluruh civitas akademica, tenaga kependidikan dan masyarakat stakeholder UPN Veteran Yogyakarta berharap rektor yang terpilih nanti bisa membawa UPNVY ke arah yang lebih baik,\" ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Rupiah menguat ke Rp17.997 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, didorong perbaikan PMI manufaktur Indonesia dan sentimen global.
DPRD DIY menilai stigma sekolah bermutu dan faktor biaya pendidikan menjadi penyebab sekolah kekurangan murid, bukan semata sistem zonasi.
Australia mengonfirmasi kematian massal satwa liar pertama akibat flu burung H5. Hingga kini tercatat 74 kasus, tetapi belum menyerang sektor unggas.
BMKG mendeteksi Bibit Siklon Tropis 94W yang berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia pada 3-6 Agustus 2026.
Ratih Handayani kembali ke kampung halamannya untuk mengemban amanah sebagai General Manager Garrya Bianti Yogyakarta.