Advertisement
Izinkan Sewa Lahan Eks Kampus Stikers untuk Pasar Malam, Ini Pesan Pemda DIY untuk Pedagang
Ilustrasi PMPS Sekaten. - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Pemda DIY menyatakan memberikan lampu hijau terkait sewa lahan eks kampus Stiekers oleh pihak swasta.
Alasannya, aset milik pemerintah itu belum segera akan digunakan. Pemerintah meminta agar penggunaan sesuai jadwal, sehingga para pedagang nantinya meninggalkan lahan tersebut sesuai waktu sewa.
Advertisement
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan perizinan pelaksanaan Pasar Rakyat Jogja Gumregah itu sepenuhnya berada di Bantul. Sebab, lokasi lahan berada di Bantul. Akan tetapi, karena lahan tersebut milik Pemda DIY maka panitia sudah mengajukan surat sewa lahan tersebut.
“Kalau kaitan perizinan penyelenggaraan itu ada di Bantul, kalau tempatnya di sana memang menyewa ke Pemda, tetapi dipakai untuk apa dan sebagainya belum jelas. Ada sebuah perusahaan yang mengajukan permohonan sewa lahan eks kampus Stiekers. Suratnya masuk ke saya tetapi saya teruskan ke BPKA untuk diproses. Kami minta hitung harga sewanya berapa berapa lama,” kata Baskara Aji, Kamis (1/9/2022).
Sewa lahan tersebut diizinkan oleh Pemda DIY karena belum akan digunakan dalam waktu dekat.
“Kalau izin keramaian ada di Pemkab atau Pemkot. Karena tanahnya aset Pemda DIY maka menyewanya ke Pemda DIY. Sewa tanahnya kami perbolehkan karena belum mau menggunakan dalam waktu dekat,” ucapnya.
Baskara Aji menegaskan panitia maupun pedagang memiliki kewajiban untuk mengembalikan kondisi lahan seperti semula. Artinya pedagang harus meninggalkan lokasi lahan tersebut sesuai waktu yang ditentukan.
“Tetapi punya kewajiban lahan harus kembali seperti semula. Artinya bersih, jangan yang jualan justru tidak mau segera meninggalkan lokasi sampai batas waktu yang ditentukan,” ujarnya.
Penyelenggara Pasar Rakyat Jogja Gumregah adalah Sekber Keistimewaan DIY, Altar Ria Production dan Pola Prakarya didukung Perkumpulan Pengusaha Pasar Malam (P3M). Pasar rakyat tersebut digelar bersamaan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu Pahing 12 Mulud 1956 Ehe atau Sabtu 8 Oktober 2022 atau dikenal dengan sekaten. Adapun pasar rakyat selama sebulan yaitu mulai tanggal 16 September hingga 16 Oktober 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Subianto Ultimatum Lembaga Penegak Hukum untuk Berbenah Diri
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan di Breksi Diperkirakan Tak Seramai Tahun Lalu
- Ingin Berlibur ke Solo tanpa Macet, Cek Jadwal KRL Minggu 22 Maret
- Catat bagi Warga Soloraya, Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Ingin Balik setelah Lebaran di Jogja, Ini Jadwal KA Bandara YIA
- Jadwal KA Prameks Rute Kutoarjo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







