Kejurda MMA DIY 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Wisatawan berkunjung di Museum Benteng Vredeburg Jogja belum lama ini./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA—Museum di DIYharus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi museum terbukti mampu mendongkrak jumlah kunjungan baik secara luring maupun daring sehingga koleksi museum lebih banyak dikenal dan dipelajari masyarakat terutama anak muda.
Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Suharja mengatakan saat ini museum harus beradaptasi dengan perubahan zaman terutama menerapkan teknologi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk melakukan perubahan di museum, yaitu digitalisasi, otomatisasi dan artificial intelligence.
BACA JUGA: Siap-Siap! Bansos BBM di Sleman Cair Dua Sampai Tiga Hari Lagi
Perubahan konkret yang dilakukan Vredeburg adalah layanan tiket online virtual tour yang membuat siapa pun dapat menikmati isi museum tanpa mengenal ruang dan waktu. Pengunjung dapat melihat koleksi museum seperti aslinya.
"Semua museum harus melakukan perubahan dengan tranformasi digital, jika tidak, tentunya akan ditinggalkan masyarakat. Di Vredeburg, pada 2019 pengunjung sekitar 63.000 tetapi setelah digitalisasi dilakukan, dipacu dengan medsos, saat ini meningkat dari angka tersebut setiap bulannya," katanya di sela-sela diskusi Transformasi Digital di Museum di Museum Benteng Vredeburg, Jogja, Selasa (6/8/2022)
Ia mengatakan transformasi digital memberikan dampak positif bagi kunjungan suatu museum baik secara luring maupun daring. Di Benteng Vredeburg, salah satunya terkait event pameran Serangan Umum Satu Maret dengan menggandeng influencer dan pakar digital. Karya yang dipamerkan kemudian menjadi objek foto bagi kalangan milenial dan diunggah di medsos.
"Sehingga pesan atau isi museum bisa tersampaikan melalui konten digital itu ke komunitas anak milenial tersebut," katanya.
BACA JUGA: Duh, Data 3.000 PNS Bocor dan Dijual Bebas! Isinya NIK hingga Rekening
Kurator Museum Arsip DIY Pius Sigit Kuncoro mengatakan di era saat ini anak muda tidak bisa lepas dari gadget. Kondisi ini memang harus dimanfaatkan banyak pihak, termasuk museum.
"Selain itu transformasi digital memudahkan berbagai koleksi lama untuk direka-reka lewat kreativitas digital, sehingga menarik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.