Advertisement

Mulai 13 September, Jalur Searah Jalan Gambiran Hanya Berlaku Khusus Mobil

Yosef Leon
Rabu, 07 September 2022 - 12:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Mulai 13 September, Jalur Searah Jalan Gambiran Hanya Berlaku Khusus Mobil Suasana uji coba satu arah ke selatan di Jalan Gambiran yang dimulai sejak Selasa (30/8/2022). - Harian Jogja/Yosef Leon\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja memberlakukan skema pengaturan arus lalu lintas baru di kawasan Jalan Gambiran, Umbulharjo. Mulai 13 September mendatang, jalur searah ke selatan di jalan itu hanya dikhususkan pada kendaraan roda empat atau mobil, sementara untuk sepeda motor diperbolehkan dua arah. 

"Uji coba kedua nanti kita rencananya mulai tanggal 13 september, jadi di Jalan Gambiran akan ada uji coba roda empat tetap satu arah dari utara ke selatan sementara roda dua bisa dua arah," kata Sekretaris Dishub Kota Jogja, GM Yulianto, Rabu (7/9/2022). 

Dia menerangkan, perubahan rekayasa lalu lintas itu dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Hal ini juga bagian dari mengakomodir aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Jalan Gambiran dan Giwangan yang protes terhadap kebijakan searah ke selatan untuk semua kendaraan beberapa waktu lalu. 

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Kita kan evaluasi dan menghitung serta sudah disampaikan bahwa kinerja jalan jadi menurun dari 0,9 jadi 0,5. Itu juga mengakomodir masukan dari warga kemarin," ujarnya. 

Baca juga: Baru Tiga Hari Arus Jalan Gambiran Dibikin Searah, Warga Langsung Protes

Menurutnya, perubahan arus lalu lintas di setiap jalan tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis berkaitan dengan potensi kecelakaan, kepadatan arus atau yang lain. Pihaknya tetap melihat dampak yang ditimbulkan terhadap aspek ekonomi dan sosial bagi warga setempat, sehingga perlu mendapat perhatian. 

"Manajemen rekayasa itu tidak hanya melihat teknisnya saja, tapi juga memperhatikan masalah sosial ekonomi masyarakat. Kita akan melihat lagi di uji coba yang kedua ini, dengan dilakukannya kendaraan roda dua bisa dua arah kinerjanya bagaimana," ungkapnya. 

Yulianto menambahkan, uji coba kedua ini diharapkan bisa diterima oleh semua pihak. Ke depan pihaknya tetap akan menerima masukan untuk dijadikan bahan evaluasi guna mengakomodir kepentingan semua pihak di wilayah itu. Hanya saja, pihaknya menekankan agar pengendara roda dua tetap memperhatikan rambu dan aturan lalu lintas.

"Harapannya kinerja jalan menurun dan dari sisi sosial ekonomi tidak ada kendala, cuma yang perlu kami tekankan adalah pada simpang tiga pertemuan Jalan Gambiran dan Pramuka itu masyarakat harus hati-hati dan tetap kita pasang rambu larangan balik arah dan kita minta warga untuk menaati rambu itu," jelasnya. 

Advertisement

Ketua RT 37 RW 10 Gambiran, Ery Agus Bernadhy mengapresiasi upaya Dishub Kota Jogja yang mendengar aspirasi masyarakat setempat. Menurutnya, perubahan arus bagi kendaraan roda dua pada uji coba kedua nanti tentunya akan mengembalikan geliat usaha warga setempat yang sebelumnya diklaim sepi pada tahap uji coba pertama lalu. 

"Ini tindakan yang tepat dan bijak menurut kami. Karena memang itu sangat bermanfaat bagi warga dan pelaku usaha. Kita akan kawal agar rambu-rambu dan larangan parkir bisa dipatuhi di Jalan Gambiran," kata dia. 

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Jumat, 7 Oktober 2022

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 07:09 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement