38 Jembatan di Gunungkidul Rusak, Pemkab Lakukan Perbaikan Bertahap
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Nelayang Gunungkidul yang hilang tercebut Laut Selatan saat berak belum juga ditemukan.
Tim gabungan masih mencari nelayan Pelabuhan Sadeng yang hilang di tengah laut pada Sabtu (10/9/2022). Hingga Senin (12/9/2022), nelayan bernama Didit itu belum ditemukan.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 1 DIY di Pelabuhan Sadeng, Sunu Handoko, mengatakan Didit terus dicari. Sebanyak tiga kapal sekoci telah diterjunkan untuk mencarinya, tetapi belum membuahkan hasil.
Menurut dia, pencarian menghadapi sejumlah kendala. Pertama, jarak lokasi hilang menjadi masalah karena terletak di wilayah perairan Purworejo, Jawa Tengah.
Pencarian tidak bisa setiap saat karena untuk sampai di lokasi membutuhkan waktu tempuh sekitar enam jam. Kendala lainnya, di sekitar lokasi tidak ada sinyal seluler sehingga komunikasi dengan tim pencari tidak bisa dilakukan.
“Kami sudah dua hari melaut untuk mencari korban. Rencananya hari ini pulang, tapi belum ada kabar berkaitan dengan perkembangan pencarian,” katanya, Senin siang.
BACA JUGA: Tak Terima Nilai Anaknya Lebih Rendah, Seorang Ibu di India Racuni Si Juara Kelas
Meski ada beberapa kendala didalam pencarian, Sunu memastikan upaya pencarian terus dilakukan. Selain menerjunkan tim pencari gabungan, SAR juga meminta bantuan ke nelayan di Laut Selatan Pulau Jawa.
“Tentunya kami juga berkoordinasi dengan SAR Satlinmas lainnya, Basarnas, TNI dan Polri. Mudah-mudahan segera ketemu karena arus ke timur sehingga proses pencairan bisa lebih dekat lagi,” katanya.
Didit, 25, nelayan asal Kalurahan Songbanyu, Girisubo, hilang pada Sabtu pagi. Korban terakhir kali terlihat pada saat buang air besar galangan kapal yang tengah melaut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)