Advertisement

Puluhan Tokoh Adat Nusantara Ikuti Ritual di Sungai Progo

Sunartono
Selasa, 13 September 2022 - 09:37 WIB
Sirojul Khafid
Puluhan Tokoh Adat Nusantara Ikuti Ritual di Sungai Progo Para peserta Ruwatan Nusantara 2022 hendak melakukan ritual di tepi Sungai Progo, Magelang, Senin (12/9/2022). - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJASebanyak 83 tokoh adat perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti ritual di tepi Sungai Progo, Magelang, Jawa Tengah, Senin (12/9/2022). Kegiatan ini dalam rangka Ruwatan Nasional yang merupakan rangkaian G20 Kebudayaan.

Para peserta Ruwat Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus dapat melihat keindahan dan kesahajaan Dusun Gleyoran, Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Magelang Jawa Tengah yang kebetulan berada di tepi Sungai Progo. Adapun ritual larung sesaji di tengah Sungai Progo menggunakan gethek sebagai bentuk upaya memohon keselamatan kepada Tuhan. 

Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Kemendikbud Ristek, Sjamsul Hadi, menjelaskan kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Ruwat Nusantara. Para pemangku masyarakat adat dan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa mengikuti ritual itu dengan khidmat. 

"Dalam ritual ini kami ingin mendekatkan masyarakat adat dan penghayat kepercayaan dengan nuansa budaya spiritual yang ada di kawasan Candi Borobudur," katanya dalam rilisnya, Senin (12/9/2022). 

BACA JUGA: Rangkaian G20 Kebudayaan: 100 Tokoh Adat Nusantara Bertemu Wagub DIY di Kepatihan

Ia menambahkan, kedatangannya bersama rombongan bertemu masyarakat Borobudur agar upaya menyambung rasa keragaman budaya spiritual berjalan dengan baik. Harapannya para peserta yang telah kembali ke daerah masing-masing, mengetahui keberadaan benang merah budaya spiritual. Sehingga nantinya mendorong adanya transfer pengetahuan. 

“Harapannya, generasi memahami, mengerti, dan melestarikan budaya adat di daerah masing-masing. Kita bersama-sama sinergi untuk pelestarian budaya," ucapnya.

Para peserta Ruwat Nusantara menerima ikat kepala khas Jogja. Peserta sempat berlatih menabuh gamelan. “Ruwat Nusantara tahun depan digelar di Jambi. Kekayaan budaya spiritual di Jambi sangat banyak. Kami akan mengundang masyarakat adat agar mengenal budaya di wilayah lain," ujarnya.

BACA JUGA: Satu Dasawarsa Keistimewaan DIY, Ratusan Kegiatan Sukses Digelar & Beri Manfaat Masyarakat

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PKS Senang NasDem Deklarasikan Anies Capres 2024

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 16:57 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement