Kecelakaan Maut di Ringroad Wonosari, 2 Pemotor Meninggal
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta (baju putih lengan panjang) bersama dengan Direktur Kepatuhan BPD DIY, Dian Ariani (samping kiri bupati) menunjukkan transaksi digital untuk e-parkir di Taman Kuliner di Kota Wonosari, Kamis (22/9/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan Gunungkidul menerapkan parkir elektronik mulai Kamis (22/9/2022). Di tahap awal, pembayaran parkir menggunakan teknologi finansial ini diterapkan di Taman Kuliner di Kota Wonosari.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, mengatakan, e-parkir merupakan sebuah inovasi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Program ini juga mengurangi risiko parkir liar yang dapat merugikan para pengendara.
“Dengan program digital, pembayaran disesuaikan dengan tarif yang tertera di perda. Sepeda motor Rp1.000 dan mobil Rp2.000, langsung diambil dari saldo pay digital,” kata Rakhmadian kepada wartawan, Kamis siang.
Menurut dia, keberadaan parkir digital akan terus dikembangkan. “Jaringan e-Parkir akan terus diperluas. Tapi, prosesnya dilakukan secara bertahap,” ungkpanya.
Guna memudahkan penerapan parkir digital, dinas perhubungan telah bekerja sama dengan penyedia layanan digital. Salah satunya dengan BPD DIY yang akan memberikan kemudahan dalam pembayaran digital. Pembayaran cukup menggunakan dompet elektronik di ponsel. Pengendara cukup memindai kode batang (barcode) yang disediakan juru parkir (jukir) atau di papan yang terpasang di sekitar Taman Kuliner. “Jadi bayarnya semakin cepat dan transparan,” imbuh mantan Panewu Tanjungsari ini.
Direktur Kepatuhan BPD DIY, Dian Ariani, mengatakan e-parkir menjadi salah satu inovasi teknologi pembayaran non-tunai. Pihaknya berkomitmen untuk membantu pengembangan sistem transaksi digital ini.
“Kami sudah menyiapkan aplikasinya dan masyarakat bisa memanfaatkan untuk layanan e-parkir,” katanya.
BACA JUGA: Sempat Ditolak Warga Baciro, Bangunan di Jl. Gayam Kini Diperiksa KPK
Menurut dia, dukungan terhadap pengembangan transaksi digital tidak hanya lewat e-parkir. Dukungan juga dilakukan dengan memperluas jaringan agen laku pandai di kalurahan di Bumi Handayani. “Para agen ini bisa melayani transaksi keuangan layaknya bank mulai dari transfer, pembayaran pajak air, listrik hingga PBB,” katanya.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta menambahkan e-parkir menjadi bagian dari gerakan transformasi digital seiring dengan perkembangan teknologi digital.
“Ini jelas memberikan kemudahan sehingga jangkauannya harus ditambah dan tidak hanya di Taman Kuliner,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.
Disdukcapil Kulonprogo mengingatkan warga soal penipuan aktivasi IKD yang meminta Rp10.000, nomor rekening hingga kode OTP.
Gempa M5,6 mengguncang barat daya Bayah Banten pada Senin sore. BMKG memastikan gempa berkedalaman 10 km itu tak berpotensi tsunami.
JNE menggandeng visual artist Muklay menyulap armada pengiriman menjadi galeri seni berjalan jelang HUT ke-36 bertema “Melesat Hebat”.
Sleman memperkuat budaya literasi melalui perpustakaan. Layanan keliling bahkan menjangkau sekitar 128.000 pengunjung dalam setahun.
Poprida DIY 2026 digelar 14–23 September dengan 544 atlet. Paku Alam X menekankan disiplin, sportivitas, persaudaraan, dan kehormatan.