214 KDMP di DIY Beroperasi, Target 80 Persen Kalurahan pada 2026
Sebanyak 214 KDMP di DIY telah bertransaksi hingga Oktober 2026. Dinkop DIY menargetkan 80% kalurahan mengoperasikan KDMP pada akhir tahun.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN - Jaringan gas (Jargas) akan segera dimanfaatkan oleh warga Kabupaten Sleman akhir tahun ini. Sumber gas yang akan digunakan untuk Jargas berasal dari Semarang, Jawa Tengah.
Asisten Administrasi Umum, Kunto Riyadi mengatakan pemasangan Jargas akan segera dilakukan setelah pengurusan izin rampung. Jargas akan dimanfaatkan di tiga kapanewon di antaranya Mlati, Ngaglik, Depok.
"Ada di Depok, ada di Mlati, ada di sebagian Ngaglik. Perkotaan, sementara di perkotaan ini masih pilot projek," ucapnya saat dihubungi, Rabu petang (28/9/2022).
Pendistribusian gas dari Semarang ke Sleman menurutnya tidak melalui pipa. Gas dari Semarang ini akan diangkut menggunakan kendaraan.
Saat proses pengiriman gas akan dikompres terlebih dahulu, serta dipadatkan. Kemudian di taruh di stasiun gas dan didistribusikan ke pelanggan Jargas di Sleman.
Baca juga: Wings Food Buka Suara soal Temuan Pestisida di Mie Sedaap
"Dari stasiun didistribusikan seperti pom bensin, hanya ini gas dikompres. Pipanya gak datang dari Semarang," jelasnya.
Jumlah sambungan rumah (SR) yang akan dipasang sampai saat ini belum dipastikan, tergantung dari minat pelanggan nantinya. Pemasangan Jargas, kata Kunto, bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan gas dengan harga yang lebih murah dibandingkan liquefied petroleum gas (LPG).
"[belum pasti] jumlah pelanggannya tergantung nanti yang pasang, berapa itu, bertahap. Intinya supaya lebih murah," ucapnya.
Kunto belum bisa memastikan bulan apa Jargas akan mulai dipasang. Pemerintah akan mensosialisasikan rencana pemasangan Jargas kepada masyarakat.
Dia menyebut tekanan gas ini tidak tinggi sehingga lebih aman "Masih nunggu izin lingkungannya, selesai di akhir tahun baru konstruksi, konstruksi pasang-pasang saluran, station," lanjutnya.
Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan potensi pengembangan Jargas di Sleman sekitar 5.300 SR. Menurutnya penggunaan Jargas ini lebih efektif dan efisien. "Mari masyarakat Sleman ayo gunakan gas PGN karena lebih efektif dan efisien," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 214 KDMP di DIY telah bertransaksi hingga Oktober 2026. Dinkop DIY menargetkan 80% kalurahan mengoperasikan KDMP pada akhir tahun.
Como bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Torino 3-1. Kemenangan ini membawa Como naik ke peringkat keempat klasemen Liga Italia.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja 26 Oktober 2026 di Kantor Kapanewon Godean, Sleman, jam SIM Corner JCM dan Ramai Mall, serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
AS Roma menang 4-2 atas Cagliari pada pekan kesembilan Liga Italia. Kemenangan ini membawa Roma naik ke peringkat ketiga klasemen.
Prakiraan cuaca DIY Rabu 28 Oktober 2026, Kulon Progo hingga Gunungkidul berpotensi hujan ringan, sedangkan Sleman dan Jogja berpeluang hujan petir.
Cek jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 28 Oktober 2026, lengkap dengan tarif dan jadwal pulang.