Bantul Kucurkan Rp2,17 Miliar untuk Perbaikan 89 Rumah Tak Layak Huni
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) selama sebulan ke depan, mulai 15 Oktober sampai 14 November 2022 mendatang. Selain di siang hari, petugas registrasi juga akan mendata warga di malam hari guna penyempurnaan data sosial ekonomi.
Kepala BPS Kota Jogja, Mainil Asni menuturkan Regsosek dilakukan berdasarkan Intruksi Presiden No.4/2022. BPS ditugaskan untuk mendata penduduk miskin ekstrem dan menyelenggarakan survei sebagai sarana evaluasi perkembangan penghapusan kemiskinan ekstrem.
"Pendataan dilakukan berbasis kepala keluarga dengan memperhatikan domisili. Nantinya akan disebar petugas sensus dengan satu orang petugas mendata sebanyak 250 kepala keluarga," ujarnya, Selasa (11/10/2022).
BACA JUGA: Kantor Disegel dan Dipasangi Spanduk, Begini Respons Asprov PSSI DIY
Adapun, variabel yang akan dikumpulkan yakni berupa data kependudukan dan ketenagakerjaan, perumahan, kesehatan dan disabilitas, perlindungan sosial, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.
Di Kota Jogja, ada 14 kemantren yang menjadi sasaran pendataan dengan jumlah 45 kelurahan dengan estimasi target pendataan mencapai 129.922 kepala keluarga. BPS setempat akan menerjunkan 652 petugas, terdiri dari PPL 499 orang, PML 131, dan Koseka 22 petugas.
"Kami akan menyensus door to door, dari rumah ke rumah dengan informasi yang juga kita peroleh dari masing masing RT serta data dari hasil sensus sebelumnya. Tak hanya siang, petugas BPS Kota Jogja juga bekerja saat malam hari," jelasnya.
Mainil berharap masyarakat di Kota Jogja dapat berpartisipasi aktif dengan memberikan jawaban sesuai fakta karena hasil sensus akan digunakan oleh pemerintah dalam menentukan berbagai kebijakan. Di antaranya pelayanan adminduk, prioritasi penerima bantuan, nasib data perencanaan inklusif dan advokasi serta pengembangan UMKM.
Sementara data Humas Pemda DIY, pendataan awal Regsosek pada lima kabupaten/kota yang terdiri dari 78 kecamatan, 438 kalurahan/desa akan menyasar sekitar 1.253.334 keluarga. Total petugas yang akan melakukan pendataan adalah sebanyak 6.781 orang.
"Regsosek ini digelar secara cepat selama satu bulan, sehingga petugas BPS tidak kehilangan momen dan yang jelas semua akan kami data," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.