Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, secara simbolik membuka TMMD tahap III 2022, di Sendangadi, Mlati, Sleman, Selasa (11/10/2022)./Ist Humas Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap III 2022 resmi dibuka di Lapangan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Sleman, Selasa (11/10/2022). TMMD menjadi kolaborasi antara TNI, Pemkab Sleman, dan masyarakat untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0732 Sleman, Kapten Inf. Sujana, menjelaskan TMMD Sengkuyung tahap III TA 2022 akan dilaksanakan di Kalurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Sleman. Berlangsung selama 30 hari ke depan, kegiatan ini menyasar fisik dan non-fisik yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di Kalurahan Sendangadi.
Sasaran fisik program TMMD Tahap III ini berupa pembuatan talud dengan panjang 240 meter dan tinggi 1-2 meter serta lebar atas 30 sentimeter, kemudian pembangunan badan jalan sepanjang 240 meter dan lebar 5 meter, kemudian pos siskamling ukuran 3x3 meter.
BACA JUGA: Kekerasan Seksual Terus Berulang di Kampus, Ini yang Dilakukan UGM
“Sedangkan untuk sasaran non-fisik, TMMD kali ini berfokus pada penyuluhan mengenai pencegahan stunting, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan NAPZA, serta penyuluhan dan pencengahan kejahatan jalanan,” ungkapnya.
Kegiatan ini resmi dibuka secara simbolis dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Dalam sambutannya, Kustini, mengatakan TMMD adalah program kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah dengan harapan terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan jajaran TNI dalam mendorong percepatan pembangunan di Sleman melalui program TMMD. Ia juga berharap kegiatan ini dapat berlangsung lancar dan sukses agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
BACA JUGA: Miris! Punya Kelas Olahraga, SMP di Jogja Ini Tak Punya Lapangan
“Harapannya, kegiatan TMMD yang disusun akan mampu dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat serta dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat di Kabupaten Sleman secara bertahap,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Desil Timbul, tukang becak Kulonprogo, masih tercatat 9 menurut lurah. Sebelumnya BPS menyebut desilnya telah turun menjadi 3.
Pembangunan tahap pertama Taman Budaya Bantul di Sendangsari mencapai 70 persen. Proyek ini menggunakan Dana Keistimewaan DIY Rp19,8 miliar.
Kejati Jateng mencatat penyelamatan keuangan negara Rp36,8 miliar dari perkara korupsi dan TPPU sepanjang Januari-Agustus 2026.
UGM mempertimbangkan langkah hukum untuk mengadvokasi lima mahasiswa yang diduga menjadi korban kekerasan saat demo di Sudirman.
Sleman menyiapkan sanksi tegas bagi pelajar yang terbukti terlibat kejahatan jalanan, namun hak pendidikan tetap dijamin.