Polsek Gamping Ringkus Spesialis Curanmor Lintas Provinsi
Polsek Gamping membongkar sindikat curanmor lintas provinsi yang beroperasi di DIY dan Jawa Tengah. Dua pelaku ditangkap, motor curian dikirim ke Lampung menggu
Warga bergotong royong membersihkan puing-puing longsor di rumah seorang warga di Duren Sawit, Banjaroya, Kulonprogo, Rabu (12/10/2022)/Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Derasnya hujan yang mengguyur selama lebih dari enam jam, menyebabkan puluhan lokasi di Kulonprogo longsor. Di Duren Sawit, Banjaroya longsor menimpa salah satu rumah warga hingga nyaris rata dengan tanah.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulonprogo, Budi Prastawa menjelaskan hujan yang terjadi pada Selasa (11/10/2022) yang turun sejak siang hingga petang menyebabkan puluhan titik longsor di Kulonprogo. Dari pantauan BPBD, hujan deras juga disertai angin kencang.
"Kemarin memang ada hujan deras disertai angin yang kecepatannya agak lumayan, yang mengakibatkan beberapa longsor menimpa rumah dan akses jalan. Akses jalan lingkungan maupun kabupaten. Dari data yang kami himpun sampai pagi tadi ada 49 titik. Saat ini teman-teman TRC [tim reaksi cepat] kami sedang asesmen ke lokasi," terangnya pada Rabu (12/10/2022).
Tidak ada laporan korban jiwa dari sejumlah insiden bencana yang terjadi. Budi menerangakan bila tim sedang melakukan sejumlah asesmen dan membawa sejumlah logistik bantuan untuk korban terdampak.
BACA JUGA: Puluhan Calon Pengawas Pemilu di Gunungkidul Malah Dicatut Jadi Anggota Parpol
"Mari kita menjaga keselamatan diri kita masing-masing.Mungkin sepekan ke depan cuaca masih tidak menentu karena kita sedang memasuki musim penghujan. Jadi harap waspada tetapi juga harus menjaga keselamatan. Mohon barang-barang yang sekiranya penting sekiranya urgen disiapkan agar dibawa evakuasi," kata dia.
Salah satu warga yang terdampak longsor di Duren Sawit, Banjaroya, Kalibawang, Andreas Juniarto menuturkan material longsor menimpa hampir seluruh rumahnya hingga nyaris rata dengan tanah. Malahan saat kejadian longsor ada tiga anggota keluarganya yang masih di dalam rumah.
"Ketiga kalinya saya ngecek, pulang ke sini, sampai sini, sudah kaya gini [longsor]. Semua tiga [orang] di dalam rumah, yang satu bisa keluar tapi yang dua kan di dapur," terangnya.
Total ada empat penghuni di rumah yang ditinggali Andreas, namun waktu kejadian hanya tiga orang yang berada di dalam rumah. Meski sempat terkena beberapa material longsor, seluruh keluarga Andreas dapat keluar dengan selamat dalam insiden ini.
"Agak sakit kena longsoran waktu mau keluar dari kamar. Iya [sempat terjebak] tapi tidak terlalu bahaya. Itu anaknya adik saya, sekarang cuma agak sakit badannya," lanjutnya.
Meski semua keluarga selamat, semua barang-barang di rumah yang ditinggali Andreas terkena longsor. Saat ini Andreas dan keluarganya mengungsi ke rumah tetangga.
"Semua isi satu rumah [terdampak], enggak bisa ditempati lagi. Sekarang ngungsi di tetangga. Lebih aman. Rasa khawatir pasti ada [longsor susulan]," lanjutnya.
Ketua RT 52 Duren Sawit, Banjaroya, Suprat Rusdiyantoro menuturkan hujan mulai mengguyur pukul 11.30 WIB. Sementara kejadian longsor diperkirakan terjadi pukul 13.30 WIB. "Jadi hujan sudah agak reda baru longsor dan untuk saat ini sudah melaporkan ke tingkat Kalurahan untuk diteruskan ke tingkat BPBD," terangnya.
Berdasarkan catatan Suprat ada sekitar 10 longsor di Duren Sawit. Tiga rumah tertimpa material longsor sementara beberapa lainnya menutup akses jalan warga. "Sempat menutup jalan desa itu yang jalur dari Mbolo - Duren Sawit itu, tertutup total tidak bisa dilewati kendaraan roda empat," ujarnya.
Hingga saat ini Suprat menyebut bantuan baru datang dari masyarakat pedukuhan. "Banyak sekali titiknya jadi kurang lebih ada 10-an titik yang longsor. Jadi warga tidak bisa keluar harus melewati jalan lain," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Gamping membongkar sindikat curanmor lintas provinsi yang beroperasi di DIY dan Jawa Tengah. Dua pelaku ditangkap, motor curian dikirim ke Lampung menggu
Simak harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold8, Z Flip8, dan Z Fold8 Ultra, termasuk layar, kamera, chipset, baterai, dan memori.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi 35.936 peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menargetkan kenaikan 10 kali lipat.
Kota Magelang dinilai punya potensi menjadi contoh toleransi beragama melalui keberagaman, dialog lintas iman, dan gotong royong.
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak melintasi Indonesia. Simak waktu puncak GMT dan cara menyaksikannya dengan aman.
Indonesia menjamu Rumania pada Piala Davis Grup II Dunia 2026 di Jakarta, 18-20 September, dengan target bertahan di Grup II.