Advertisement

Konflik LDII dan Warga Balong Belum Berujung Damai, Ini Penjelasan Wabup Sleman

Anisatul Umah
Selasa, 18 Oktober 2022 - 15:07 WIB
Bhekti Suryani
Konflik LDII dan Warga Balong Belum Berujung Damai, Ini Penjelasan Wabup Sleman Ilustrasi puluhan warga Balong Bimomartani Ngemplak mendatangi bangunan yang selama ini digunakan untuk kegiatan LDII. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman saat ini masih berupaya mencari jalan tengah perdamaian antara warga Tegal Balong dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), setelah sebelumnya terjadi penolakan.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan upaya-upaya mendamaikan kedua belah pihak terus dilakukan. Pemkab sudah berupaya memfasilitasi namun masih ada yang belum bisa menerima. Sehingga belum ada titik temu.

"Ini kan proses perdamaian proses menemukan dua belah pihak ini. Mudah-mudahan cepat ketemu titik temunya," ucapnya Selasa (18/10/2022).

Menurutnya cepat atau lambatnya proses perdamaian tidak bisa dipastikan. Pemkab Sleman turut bertanggung jawab atas hal ini, untuk menengahi kedua belah pihak.

"Kemarin sudah fasilitasi tapi perlu proses yang satu belum bisa menerima. Masalah ini tidak bisa diestimasi cepat tidaknya tergantung memfasilitatori ini, kami menengahi," jelasnya.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Sleman Sidik Pramono menyampaikan sudah ada kesepakatan damai. Warga dan LDII bersepakat untuk membangun kerukunan di Balong.

BACA JUGA: Waspada Banjir, BMKG DIY Proyeksikan Hujan Sedang-Lebat Sampai Awal November

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Antar warga kemarin sudah ada kesepakatan untuk membangun kerukunan di Balong," paparnya.

Pengurus LDII Bimomartani, Suraji mengatakan memang sudah ada kesepakatan yang ditandatangani bersama dan spanduk sudah dilepas. Meski sudah ada kesepakatan namun kegiatan di masjid LDII belum boleh dilanjutkan.

"Yang ditandatangani, masjid boleh dilanjutkan kegiatan lain, yang penting musyawarah," ucapnya. (Anisatul Umah).

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

FKY Bisa Jadi Wadah Promosi untuk UMKM DIY

FKY Bisa Jadi Wadah Promosi untuk UMKM DIY

Jogjapolitan | 39 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Bantul Hujan Tipis

News
| Sabtu, 03 Desember 2022, 08:07 WIB

Advertisement

alt

Sambut Natal, Patung Cokelat Sinterklas Terbesar di Indonesia Ada di Hotel Tentrem Jogja

Wisata
| Jum'at, 02 Desember 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement